KKN Kelompok 5 UNISA Petakan Linggasana, Ini Titik-Titik Penting yang Masuk

KUNINGANSATU.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 5 Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan turut memberikan kontribusi bagi Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, melalui program pembuatan Peta Administrasi Desa, Jum’at(28/8/26).

Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa selama menjalankan KKN. Peta yang dibuat diharapkan dapat menjadi media informasi bagi masyarakat sekaligus membantu Pemerintah Desa Linggasana dalam mengenali kondisi wilayah dan merencanakan pengembangan desa.

Tidak sekadar menunjukkan batas wilayah, peta tersebut juga memuat berbagai titik penting yang terdapat di Desa Linggasana. Sejumlah fasilitas umum dan sosial, tempat pendidikan, sarana keagamaan, hingga lokasi yang memiliki potensi wisata turut dicantumkan.

Beberapa di antaranya yakni Kantor Kepala Desa Linggasana, SDN Linggasana, masjid, pondok pesantren, hotel, rumah kopi, villa, serta sejumlah lokasi wisata dan situs yang menjadi bagian dari identitas desa.

Ketua KKN Kelompok 5, Ozan Fauzan, mengatakan pembuatan peta dilakukan untuk memberikan gambaran wilayah Desa Linggasana secara lebih jelas dan mudah dipahami.

“Tujuan kami membuat peta desa yang pertama yaitu untuk mengetahui batas-batas wilayah desa. Yang kedua, mengetahui lokasi fasilitas umum dan fasilitas sosial. Yang ketiga, menampilkan kondisi dan potensi wilayah desa, termasuk potensi wisata yang ada,” ujar Ozan.

Menurut Ozan, keberadaan peta tersebut dapat membantu masyarakat mengenali wilayah desanya secara lebih menyeluruh. Peta itu juga diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat dari luar Desa Linggasana mengenai lokasi serta potensi yang dimiliki desa.

Salah satu potensi yang ditampilkan adalah jalur pendakian Gunung Ciremai melalui Linggasana. Selain itu, terdapat pula sejumlah titik seperti Situs Keramat Eyang Lingga Kusuma, Pemakaman Pinang Kerep, Open Space Gallery, dan Rumah Kopi Linggasana.

Berbagai fasilitas pendidikan, keagamaan hingga akomodasi juga dimasukkan ke dalam peta agar informasi yang disajikan tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga menggambarkan kondisi dan potensi Desa Linggasana.

Ozan berharap peta tersebut tidak berhenti sebagai produk program KKN, tetapi dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Harapan kami dengan adanya peta tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat. Masyarakat Desa Linggasana bisa lebih mengenal wilayah desanya, mengetahui potensi desa, dan ke depannya bisa dikembangkan lagi,” katanya.

Ia menambahkan, peta tersebut juga diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa Linggasana dalam menentukan arah pembangunan.

“Bagi Pemerintah Desa, peta ini juga diharapkan dapat memudahkan dalam merencanakan pembangunan dan menentukan lokasi yang strategis untuk pengembangan Desa Linggasana,” lanjutnya.

Dalam proses pembuatannya, mahasiswa menggunakan data Rupa Bumi Indonesia serta citra basemap Google Hybrid. Peta disusun menggunakan proyeksi Universal Transverse Mercator (UTM) dengan datum World Geodetic System (WGS) 1984 dan skala 1:3.500.

Sementara itu, Kepala Desa Linggasana, Hj. Henny Rosdiana, S.H., S.Sos., M.Si., N.L.P., menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Kelompok 5 atas berbagai program dan kontribusi yang telah diberikan selama berada di Desa Linggasana.

Ia menilai kegiatan mahasiswa, mulai dari edukasi hingga berbagai program pengabdian, telah memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan adik-adik ke depannya menjadi orang-orang yang sukses, lebih maju, dan dapat mencapai keberhasilan yang lebih cepat daripada kami yang berada di desa,” ujar Henny.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama mahasiswa menjalankan kegiatan KKN terdapat perkataan maupun tindakan dari pihak pemerintah desa dan masyarakat yang kurang berkenan.

“Kami juga memohon maaf apabila selama kebersamaan ini terdapat perkataan maupun perbuatan dari kami, baik pemerintah desa maupun masyarakat, yang kurang berkenan di hati adik-adik semua,” katanya.

Henny turut mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, edukasi, serta kontribusi yang diberikan mahasiswa selama menjalankan pengabdian.

“Terima kasih atas kebersamaan, edukasi, dan kontribusi yang telah diberikan untuk Desa Linggasana. Selamat melanjutkan perjalanan, semoga kita dapat bertemu kembali di lain kesempatan,” ucapnya.

Melalui pembuatan Peta Administrasi Desa Linggasana, KKN Kelompok 5 UNISA Kuningan berharap hasil program tersebut dapat terus digunakan setelah masa pengabdian berakhir.

Selain menjadi media informasi wilayah, peta itu diharapkan mampu membantu masyarakat mengenali potensi desanya serta menjadi salah satu bahan pendukung bagi Pemerintah Desa Linggasana dalam merencanakan pembangunan dan pengembangan wilayah ke depan.

Bagi mahasiswa KKN, pembuatan peta tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata yang diharapkan tidak berhenti ketika masa pengabdian selesai, tetapi tetap memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Linggasana.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup