16 Penggembira dari Kuningan Ramaikan Muktamar XVI Tapak Suci di Semarang
KUNINGANSATU.COM – Pimpinan Daerah (Pimda) 143 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Kuningan ikut ambil bagian dalam Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Tak hanya mengirimkan utusan sebagai peserta muktamar, Pimda 143 Tapak Suci Kuningan juga memberangkatkan 16 orang penggembira untuk mengikuti dan menyemarakkan pembukaan muktamar yang dipusatkan di Lapangan Pancasila, kawasan Simpang Lima, Kota Semarang.
Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah kali ini mengusung tema “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri dan Mendunia.” Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 10.000 anggota Tapak Suci yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Dari Pimda 143 Tapak Suci Kabupaten Kuningan, sejumlah utusan mendapat amanah untuk mengikuti agenda permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut. Di antaranya Empi Adrapi, P.Ua., dan Edi Rohaedi, K.Ua.
Kehadiran para utusan tersebut menjadi bagian penting bagi Pimda 143 Kuningan untuk mengikuti proses permusyawaratan sekaligus membawa aspirasi dan kepentingan Tapak Suci dari Kabupaten Kuningan.
Sementara itu, 16 penggembira yang diberangkatkan Kuningan berasal dari unsur pendekar, kader, siswa hingga simpatisan Tapak Suci. Dalam rombongan tersebut juga terdapat perwakilan dari kepala TK Aisyiyah.
Rombongan penggembira dipimpin langsung Ketua Pimda 143 Tapak Suci Kabupaten Kuningan, Ridwan Hadisantoso, M.Pd., P.Ma.
Perjalanan rombongan dimulai dari Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dari Kuningan, rombongan langsung menuju Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) yang menjadi salah satu titik persinggahan sebelum mengikuti pembukaan muktamar.
Sesampainya di UNIMUS, rombongan tidak langsung menuju lokasi acara. Mereka terlebih dahulu beristirahat dan melaksanakan ibadah. Rangkaian perjalanan kemudian dilanjutkan dengan salat Tahajud dan salat Subuh berjamaah di Masjid At-Taqwa UNIMUS.
Sekitar pukul 06.00 WIB, rombongan berangkat menuju Lapangan Pancasila, Simpang Lima, untuk mengikuti pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci.
Setibanya di lokasi, rombongan Pimda 143 Kuningan bergabung dengan ribuan anggota Tapak Suci lainnya. Lapangan Pancasila tampak dipenuhi pendekar, kader, siswa dan penggembira dari berbagai daerah.
Semarak muktamar semakin terasa dengan hadirnya perwakilan Tapak Suci dari sejumlah negara. Selain peserta dari berbagai wilayah Indonesia, kegiatan tersebut juga mendapat partisipasi dari perwakilan beberapa negara seperti Mesir, Aljazair, Maroko dan Jerman, serta sejumlah negara lainnya.
Pembukaan Muktamar XVI juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah. Di antaranya Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si., Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Haji Prof. Dr. H. Muhajir Effendy, M.AP., Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Tengah Komjen (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, serta Wali Kota Semarang Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M.
Bagi Pimda 143 Tapak Suci Kabupaten Kuningan, keikutsertaan dalam muktamar lima tahunan tersebut bukan sekadar menghadiri agenda organisasi. Momentum itu juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, sekaligus memperluas wawasan para kader mengenai perkembangan Tapak Suci di berbagai daerah.
Ridwan Hadisantoso mengatakan, kesempatan mengikuti muktamar di Jawa Tengah menjadi momentum yang sangat berharga bagi kader Tapak Suci Kuningan.
“Karena momen lima tahunan ini mumpung diselenggarakan di Jawa Tengah yang masih bisa kita jangkau, mudah-mudahan kader yang belum punya kesempatan dapat bersilaturahmi kembali lima tahun mendatang,” ujar Ridwan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan sehingga rombongan Pimda 143 Tapak Suci Kuningan dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan lancar.
“Selanjutnya, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Ayahanda PDM, Rektor UM Kuningan, Kepala AUM, dan simpatisan semua atas dukungan moril maupun materilnya sehingga kegiatan berjalan lancar dan selamat kembali kepada keluarganya masing-masing,” katanya.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Muktamar XVI diharapkan dapat dibawa pulang dan menjadi bahan pengembangan Tapak Suci di Kabupaten Kuningan.
Tema “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri dan Mendunia” pun diharapkan tidak hanya menjadi slogan muktamar, tetapi mampu menjadi semangat bersama bagi seluruh kader untuk mempertahankan nilai-nilai dan jati diri Tapak Suci, sembari terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dengan keikutsertaan tersebut, Pimda 143 Tapak Suci Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam perjalanan Tapak Suci Putera Muhammadiyah, baik di tingkat daerah, nasional maupun menuju kiprah yang semakin luas di dunia internasional.















