Pelukan, Tangis, dan Doa Warnai Kepulangan 444 Jemaah Haji Kuningan

KUNINGANSATU.COM,- Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai acara penyambutan kepulangan jemaah haji Kloter 8 KJT asal Kabupaten Kuningan yang berlangsung di Kuningan Islamic Center, Minggu (7/6/2026).

Sebanyak 444 jemaah haji tiba kembali di tanah air dalam keadaan sehat setelah menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Sementara satu orang jemaah, atas nama Nursih asal Desa Cikadu, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit GMP Jeddah Hospital, Arab Saudi.

Acara penyambutan dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Kuningan, unsur Forkopimda, Kementerian Agama, para ulama, pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta keluarga jemaah yang telah menanti kepulangan sanak saudara mereka.

Dalam sambutannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah kembali ke kampung halaman setelah menunaikan rukun Islam kelima.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, kami mengucapkan wilujeng sumping, selamat datang kembali di Kabupaten Kuningan tercinta,” ujar Dian.

Ia menyebutkan, Kloter 8 KJT Kabupaten Kuningan berjumlah 445 orang yang terdiri dari 439 jemaah, empat petugas kloter, dan dua Petugas Haji Daerah (PHD).

Bupati juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan satu jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi agar segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga di tanah air.

Selain menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah dalam keadaan sehat, Dian memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, petugas kesehatan, petugas haji daerah, serta jajaran penyelenggara yang telah mendampingi para jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Kabupaten Kuningan.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak lepas dari sinergi seluruh pihak dan kekompakan para jemaah selama berada di Tanah Suci.

“Saya mendapat laporan bahwa para jemaah sangat kompak, saling membantu, dan mampu menjaga nama baik Kabupaten Kuningan selama menjalankan ibadah haji,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Dian juga menitipkan pesan penting kepada para jemaah agar mampu mempertahankan predikat haji mabrur setelah kembali ke tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah pulang dari Tanah Suci, yakni menjaga kualitas ibadah, akhlak, serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

“Mempertahankan haji mabrur di kampung halaman jauh lebih berat dibandingkan saat menjalankan ibadah hajinya. Karena itu, Bapak dan Ibu akan menjadi panutan di masyarakat,” ucapnya.

Bupati berharap para jemaah dapat terus berkontribusi mendukung pembangunan daerah melalui keteladanan, dakwah, dan peran sosial di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Ketua Kloter KJT-08 Kabupaten Kuningan, Nunung Nurhayati menyampaikan rasa syukur atas kelancaran perjalanan ibadah haji tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa dari total 445 orang dalam kloter tersebut, sebanyak 444 orang berhasil kembali bersama petugas dalam kondisi sehat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan. Alhamdulillah seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan kami dapat kembali dengan selamat,” ujarnya.

Ia juga memohon doa bagi satu jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi serta menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan tugas terdapat kekurangan dalam pelayanan kepada para jemaah.

Acara penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Tangis haru keluarga yang telah lama menanti bercampur dengan rasa syukur para jemaah yang akhirnya kembali menginjakkan kaki di tanah kelahiran setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup