Kades Sebut Hoaks, Sekdes Justru Benarkan Kemunculan Pocong di Jagara

KUNINGANSATU.COM – Pemerintah Desa Jagara akhirnya angkat bicara terkait isu kemunculan pocong jadi-jadian yang sempat membuat geger warga dan ramai diperbincangkan di media sosial. Kepala Desa Jagara, Umar Hidayat, Rabu (27/5/2026) memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar atau hoaks.

Umar menegaskan, pihak desa telah melakukan klarifikasi terkait informasi yang beredar luas di masyarakat mengenai adanya sosok pocong keliling di wilayah Desa Jagara, Kabupaten Kuningan.

“Berkenaan dengan isu pocong jadi-jadian itu saya pastikan kabar bohong dan sudah saya klarifikasi. Soal foto yang beredar juga itu editan AI,” katanya.

Menurut Umar, foto yang ramai beredar dan dikaitkan dengan kemunculan pocong di Desa Jagara diduga merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Ia menilai hal itu dapat dilihat apabila foto diperhatikan secara lebih detail.

Karena itu, Umar meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Ia juga mengimbau warga tetap tenang serta tidak terpancing isu yang dapat menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terbawa oleh isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” ujar Umar.

Terkait adanya pernyataan Sekretaris Desa Jagara sebelumnya yang membenarkan adanya kejadian pocong jadi-jadian di wilayah tersebut, Umar memilih menyerahkan hal itu kepada yang bersangkutan.

“Mengenai pernyataan sekretaris desa yang membenarkan kejadian tersebut saya kembalikan lagi kepada yang bersangkutan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, isu pocong jadi-jadian di Desa Jagara sempat viral setelah beredar kabar adanya sosok menyerupai pocong yang muncul di dua lokasi berbeda pada Senin malam (25/5/2026). Dalam pemberitaan sebelumnya, Sekretaris Desa Jagara, Ujang Supriatno, menyebut sosok tersebut bahkan sempat mengetuk pintu rumah warga.

“Betul pocong jadi-jadian tadi malam jam 23.30 WIB. Kejadiannya di dua tempat dalam waktu satu malam. Sempat ketuk pintu dan dilihat dari kaca oleh anak pemilik rumah,” ujarnya saat itu.

Bahkan, dalam informasi yang beredar disebutkan seorang anak SMA dikabarkan pingsan karena syok setelah melihat langsung sosok tersebut.

“Anaknya ada yang pingsan jadi ngga kaburu mengejar. Yang pingsan anak tanggung (anak SMA),” katanya.

Namun kini, Kepala Desa Jagara Umar Hidayat memastikan kabar tersebut merupakan informasi bohong atau hoaks dan meminta masyarakat lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Sudah ditampilkan semua
Tutup