Gali Potensi Non-Akademik, Disdikbud Kuningan Gelar O2SN dan FLS3N 2026

KUNINGANSATU.COM,- Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus memperkuat pengembangan potensi pelajar, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga olahraga, seni dan sastra.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Kuningan yang digelar selama beberapa hari di sejumlah lokasi berbeda.

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Kabupaten Kuningan, Surya, S.Pd., MM mengatakan, kegiatan itu menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun mental kompetitif sejak dini.

“Melalui kegiatan ini kita ingin memberikan ruang yang lebih luas kepada anak-anak untuk berkembang sesuai bakat dan minatnya,” kata Surya, Rabu (13/5/2026).

Pada pelaksanaan hari pertama, kompetisi difokuskan pada cabang resmi O2SN yang nantinya berjenjang hingga tingkat nasional. Empat cabang olahraga yang dipertandingkan yakni atletik di Stadion Mashud Wisnusaputra, pencak silat di IPSI, renang di Kolam Renang Sanggariang dan bulu tangkis di GOR Andri Musti.

Menurut Surya, cabang tersebut menjadi bagian penting dalam proses penjaringan atlet pelajar terbaik dari Kabupaten Kuningan.

“Peserta yang berhasil menjadi juara akan dipersiapkan untuk melanjutkan ke tingkat provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, pada hari kedua dan ketiga, Disdikbud turut menggelar berbagai pertandingan olahraga lain yang banyak diminati siswa dan masyarakat. Di antaranya futsal di Abah Maja, voli putra-putri di GOR Ewangga, taekwondo di GOR Gerhawangi, catur serta tenis meja di kawasan Sangkanhurip.

Tidak hanya olahraga, rangkaian kegiatan juga diramaikan pelaksanaan FLS3N yang mempertandingkan tujuh cabang seni dan sastra antar pelajar.

“Ini bukan hanya soal menang dan kalah, tapi bagaimana anak-anak punya pengalaman, rasa percaya diri dan kesempatan tampil,” jelasnya.

Disdikbud Kuningan juga telah menyiapkan agenda lanjutan berupa Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat kabupaten yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei mendatang di Gerhawangi. Selain itu, Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) juga akan digelar melalui Bidang Kebudayaan.

Surya mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut, mulai dari kepala sekolah, guru olahraga, guru seni hingga para pendamping siswa.

Ia berharap penyelenggaraan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan kualitas yang semakin meningkat setiap tahunnya.

“Kita ingin anak-anak memiliki ruang aktualisasi. Selama ini mereka aktif latihan di sekolah maupun ekstrakurikuler, sehingga perlu ada panggung dan kompetisi yang bisa memotivasi mereka,” katanya.

Menurutnya, pengembangan potensi siswa harus berjalan seimbang antara akademik dan non-akademik. Karena itu, selain O2SN dan FLS3N, para siswa juga tetap diarahkan mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang dilaksanakan secara daring.

“Harapan kita tentu lahir generasi berprestasi dari Kuningan yang mampu bersaing hingga tingkat nasional,” pungkasnya.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup