IPNU Kuningan Prihatin Dugaan Pengeroyokan Pelajar, Jangan Biarkan Rivalitas Bola Jadi Kekerasan

KUNINGANSATU.COM,- Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang pelajar berinisial FN (15), warga Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Kuningan, Roby Zulfa.

Roby menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang terjadi usai pertandingan Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada Minggu (10/5/2026) malam. Menurutnya, aksi kekerasan yang diduga dipicu fanatisme kelompok tersebut tidak bisa dianggap sebagai kenakalan biasa, terlebih korbannya masih berstatus pelajar dan santri.

Ia menilai, meningkatnya tindakan kekerasan atas nama solidaritas atau loyalitas kelompok menjadi persoalan serius yang harus menjadi perhatian bersama, khususnya bagi generasi muda.

“Yang kita hadapi hari ini bukan hanya soal rivalitas sepak bola, tetapi tentang bagaimana sebagian anak muda mengekspresikan emosi dan loyalitasnya. Ketika perbedaan dukungan berubah menjadi kekerasan, maka yang hilang bukan hanya rasa aman, tetapi juga akal sehat,” ujar Roby, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, sepak bola seharusnya menjadi ruang hiburan dan persatuan, bukan justru melahirkan ketakutan di tengah masyarakat. Ia mengingatkan agar euforia pertandingan tidak berubah menjadi permusuhan yang berkepanjangan di jalanan.

“Sepak bola itu hiburan dan kebanggaan, bukan alasan untuk melukai orang lain. Jangan sampai pertandingan selesai, tetapi dendam dan permusuhan terus dibawa ke luar stadion,” katanya.

Roby juga mengajak para pelajar dan anak muda di Kabupaten Kuningan untuk membangun budaya sportivitas yang sehat serta tidak mudah terpancing provokasi maupun fanatisme berlebihan.

Selain itu, ia berharap aparat penegak hukum dapat menangani kasus tersebut secara serius agar memberi efek jera bagi pelaku dan mencegah kejadian serupa kembali terulang.

“Kita semua punya tanggung jawab menjaga Kuningan tetap damai, terutama untuk anak-anak muda yang sedang tumbuh dan mencari jati diri,” pungkasnya.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup