Kawasan KIC Kuningan Disterilkan, 690 Calhaj Siap Berangkat Haji 2026

KUNINGANSATU.COM,- Sebanyak 690 Calon Jemaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Kuningan dipastikan akan diberangkatkan ke Tanah Suci melalui dua kelompok terbang (kloter) dari Embarkasi Kertajati, Kabupaten Majalengka. Pemerintah daerah pun menyiapkan sejumlah langkah strategis demi memastikan proses keberangkatan berjalan lancar, aman, dan penuh kekhidmatan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mensterilkan kawasan Kuningan Islamic Center (KIC) yang menjadi titik utama pemberangkatan. Selama dua hari, yakni Sabtu hingga Minggu, 25–26 April 2026, seluruh aktivitas masyarakat di area tersebut akan dihentikan sementara.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kuningan, Emup Muplihudin, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk menjaga ketertiban serta mendukung suasana yang kondusif saat prosesi pelepasan jemaah berlangsung.
“Kami mengajak masyarakat untuk memahami dan mendukung kebijakan ini. Penutupan sementara dilakukan agar proses pemberangkatan jemaah dapat berjalan dengan tertib dan khidmat,” ujarnya.
Untuk jadwal keberangkatan, kloter 8 akan menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan pada 26 April 2026 dengan total 445 orang, terdiri dari 439 jemaah serta petugas pendamping. Sementara itu, kloter 39 dijadwalkan menyusul pada 18 Mei 2026 dengan jumlah 251 jemaah.
Guna menunjang kelancaran perjalanan menuju embarkasi, pemerintah daerah telah menyiapkan 11 armada bus. Selain itu, akses menuju lokasi pemberangkatan juga akan dibatasi, di mana hanya kendaraan dengan tanda khusus yang diperbolehkan masuk ke kawasan KIC.
Dari sisi pengamanan, sekitar 125 personel gabungan akan diterjunkan, melibatkan unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta aparat pemerintah daerah lainnya. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali selama proses berlangsung.
Pemkab Kuningan juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk pedagang dan komunitas yang biasa beraktivitas di kawasan KIC, untuk sementara waktu menunda kegiatannya serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah berharap seluruh rangkaian pemberangkatan Calhaj tahun ini dapat berjalan lebih tertib, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi para jemaah yang akan menunaikan ibadah haji.



















