6 Regu Pramuka Kuningan Melaju ke Jamnas XII, Bawa Nama Daerah ke Cibubur!
KUNINGANSATU.COM,-Enam regu Pramuka Penggalang terbaik Kabupaten Kuningan resmi diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur tang di gelar tanggal 11-22 Agustus 2026.
Mereka merupakan perwakilan terpilih dari sejumlah sekolah di Kabupaten Kuningan yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan. Keenam regu tersebut dipercaya menjadi wakil Kuningan dalam pertemuan besar Pramuka Penggalang yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Keikutsertaan mereka di Jamnas XII bukan hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan kepramukaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk belajar, membangun jejaring, mengasah kemandirian, sekaligus mengenal keberagaman budaya dan karakter generasi muda dari berbagai wilayah.
Dengan mengenakan seragam Pramuka dan membawa nama Kabupaten Kuningan, para peserta diharapkan mampu menjaga sikap serta nama baik daerah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Cibubur.
Proses hingga akhirnya terpilih menjadi bagian dari kontingen Kuningan juga tidak berlangsung singkat. Para Penggalang telah mendapatkan pembinaan dan latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kegiatan tingkat nasional.
Berbagai nilai yang menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan turut ditekankan, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, kepemimpinan hingga kemampuan beradaptasi.
Jamnas XII menjadi kesempatan bagi para Penggalang Kuningan untuk bertemu dan berinteraksi langsung dengan teman sebaya dari berbagai provinsi. Dari pertemuan tersebut, mereka dapat saling bertukar pengalaman, mengenal tradisi daerah lain, serta membangun persahabatan lintas wilayah.
Pengalaman berada di tengah peserta dari berbagai latar belakang diharapkan dapat memperluas wawasan para peserta. Mereka tidak hanya belajar melalui kegiatan yang telah disiapkan panitia, tetapi juga melalui interaksi dan pengalaman selama berada di lingkungan perkemahan.
Bagi sekolah, keberangkatan enam regu tersebut juga menjadi bagian dari hasil pembinaan yang dilakukan bersama antara peserta didik, pembina Pramuka, sekolah, orang tua, dan lingkungan pendidikan.
Kegiatan kepramukaan dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Melalui aktivitas kelompok dan berbagai tantangan, para Penggalang belajar mengambil keputusan, menyelesaikan persoalan, bekerja bersama, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Kehadiran enam regu Kuningan di Jamnas XII pun diharapkan tidak berhenti pada pencapaian mengikuti kegiatan nasional. Para peserta diharapkan dapat membawa pulang pengalaman dan pengetahuan baru untuk kemudian dibagikan kepada teman-teman di sekolah maupun lingkungan masing-masing.
Selain menjadi kebanggaan bagi sekolah dan keluarga, keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi generasi muda Kuningan untuk menunjukkan bahwa daerah memiliki pelajar yang mampu berkembang dan berkiprah dalam kegiatan berskala nasional.
Bagi para Penggalang, perjalanan menuju Cibubur bukan sekadar perjalanan mengikuti jambore. Di baliknya terdapat proses latihan, pembinaan, kedisiplinan dan kerja sama yang telah mereka jalani sebelum akhirnya dipercaya membawa nama Kabupaten Kuningan.
Jamnas XII diharapkan menjadi pengalaman berharga yang membentuk kepercayaan diri sekaligus jiwa kepemimpinan para peserta. Sepulang dari Cibubur, mereka diharapkan membawa wawasan, persahabatan, dan semangat baru untuk diterapkan di sekolah serta lingkungan tempat mereka tumbuh.
Sebab, nilai utama dalam Pramuka tidak semata-mata diukur dari keberhasilan meraih prestasi dalam perlombaan. Lebih dari itu, Pramuka menjadi ruang untuk belajar menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Dengan semangat tersebut, enam regu Penggalang Kabupaten Kuningan diharapkan mampu tampil percaya diri di Jambore Nasional XII sekaligus membawa nama baik daerah selama berada di tengah ribuan peserta Pramuka dari berbagai penjuru Indonesia.














