Usai Ditinjau Bupati, Mitra SPPG Cilebak Malah Tarik Investasi, Ada Apa?

KUNINGANSATU.COM – Harapan masyarakat Desa Cilebak, Kecamatan Cilebak, untuk segera merasakan manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) terancam tertunda. Kondisi ini terjadi setelah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sebelumnya terlibat dalam operasional dapur MBG memutuskan menarik seluruh aset miliknya.

Padahal sebelumnya, masyarakat sempat menaruh optimisme usai kunjungan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang meninjau langsung kesiapan dapur MBG di wilayah tersebut, Kamis (12/2/2026). Namun situasi berubah setelah proses pembongkaran aset dapur mulai dilakukan sejak Jumat malam (13/2/2026).

Informasi yang dihimpun, penarikan aset tidak hanya mencakup peralatan dapur, tetapi juga sejumlah bagian bangunan, termasuk genteng yang telah terpasang.
Saat dikonfirmasi, pihak mitra SPPG menyebut langkah tersebut diambil akibat adanya ketidaksesuaian dengan perjanjian awal bersama yayasan pengelola.

“Ada ketidaksesuaian dengan perjanjian awal, sehingga langkah ini terpaksa kami lakukan,” ujar perwakilan mitra singkat tanpa merinci permasalahan yang dimaksud.

Kuwu Desa Cilebak, Sapja, mengaku sangat menyayangkan keputusan tersebut. Ia menilai persoalan yang muncul seharusnya dapat diselesaikan melalui dialog bersama tanpa menimbulkan dampak terhadap masyarakat.

“Saya sangat menyayangkan kenapa ini tidak bisa diselesaikan dengan duduk bersama. Kasihan masyarakat Desa Cilebak sudah lama menunggu. Tinggal jalan malah seperti ini,” ujarnya.

Sapja menegaskan pihaknya akan segera melaporkan persoalan ini kepada Bupati Kuningan agar mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah serta Satgas MBG Kabupaten Kuningan. Menurutnya, program MBG memiliki peran penting dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak.

Persoalan ini sekaligus menimbulkan pertanyaan terkait kesiapan dan tata kelola pelaksanaan program MBG di tingkat desa. Di satu sisi, komitmen pemerintah daerah telah terlihat melalui peninjauan langsung ke lokasi. Namun di sisi lain, konflik antara mitra dan yayasan berpotensi menghambat realisasi program yang dinantikan masyarakat.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup