Turnamen Catur Bupati Cup l Kuningan 2026 Berakhir, Ini Juara dan Rangking Lengkapnya
KUNINGANSATU.COM,- Turnamen Catur Non-Master dan Undangan Bupati Cup I Tahun 2026 yang digelar di GOR Ewangga, Kabupaten Kuningan, resmi berakhir pada Sabtu (2/5/2026). Ajang bergengsi yang diikuti ratusan pecatur dari berbagai daerah ini menjadi panggung unjuk kemampuan sekaligus ajang pembinaan atlet catur potensial.
Ketua pelaksana, Otong Supriatna, S.Kom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan sportivitas tinggi sepanjang pertandingan. Ia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang yang berhasil meraih prestasi terbaik dalam turnamen tersebut.
“Selamat kepada para juara. Ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tapi juga bagi keluarga, klub, serta daerah masing-masing,” ujar Otong ke tim kuningansatu.com melalui pesan singkat Minggu (3/5/26).
Berdasarkan hasil akhir pertandingan, posisi juara pertama diraih oleh Raden Syafiuddin dari Denpasar dengan perolehan poin 7½, disusul Avazbek dari Bekasi di posisi kedua dengan poin yang sama. Sementara peringkat ketiga ditempati Dollen dari Majalengka dengan 7 poin.
Turnamen ini tidak hanya menghadirkan persaingan ketat di papan atas, tetapi juga menjadi ruang kompetisi yang sehat bagi pecatur lokal Kuningan. Sejumlah pemain tuan rumah turut menunjukkan performa membanggakan, termasuk Isman Iskandar yang masuk 10 besar.
Selain kategori umum, panitia juga memberikan apresiasi khusus bagi pecatur lokal dengan total hadiah yang telah disiapkan sesuai kategori peringkat. Secara keseluruhan, hadiah utama mencapai jutaan rupiah untuk para juara, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga catur di daerah.
Otong berharap turnamen ini dapat menjadi batu loncatan bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan hingga mampu bersaing di level nasional bahkan internasional.
“Harapan kami, dari turnamen ini akan lahir atlet-atlet catur yang bisa menembus level master dan membawa nama daerah hingga ke kancah internasional,” tambahnya.
Turnamen yang berlangsung selama satu hari ini berjalan lancar dengan dukungan panitia dan wasit berlisensi. Antusiasme peserta yang datang dari berbagai kota turut menunjukkan bahwa catur masih menjadi olahraga yang diminati dan memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Indonesia.





















