Tahun Boleh Berganti, Jati Diri Jangan Hilang, Pesan Alan Suwgiri di Penghujung 2025

KUNINGANSATU.COM,- Menjelang tutup tahun 2025, suasana reflektif mulai terasa di berbagai ruang kehidupan masyarakat. Bagi tokoh muda Kabupaten Kuningan, Alan Suwgiri, akhir tahun bukan sekadar penanda pergantian kalender, melainkan momen penting untuk berhenti sejenak dan berbincang dengan diri sendiri. Pesan tersebut ia sampaikan pada Rabu (17/12/2025) sebagai ajakan tulus kepada generasi muda agar lebih mengenali arah hidupnya.

Alan menuturkan bahwa banyak anak muda hari ini bergerak cepat mengejar berbagai target, namun sering kali lupa memahami siapa dirinya dan apa yang sebenarnya ingin dituju. Ia menyebut, kehilangan arah kerap berawal dari jarangnya seseorang melakukan dialog batin.

“Tak kenal diri, maka tak kenal Tuhan. Dan ketika kita tidak mengenal diri sendiri, kita juga tidak tahu progres apa yang sedang dan ingin kita capai,” ujar Alan.

Ia menjelaskan, mengenal diri bukan perkara mudah dan tidak bisa dilakukan secara instan. Proses itu, menurutnya, lahir dari keberanian mengakui rasa lelah, kegagalan, serta keterbatasan diri. Alan mengatakan bahwa introspeksi sering disalahpahami sebatas menghitung pencapaian. Padahal, yang jauh lebih penting adalah pertumbuhan pribadi yang terjadi perlahan namun berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa introspeksi sejati adalah tentang menjadi pribadi yang lebih sadar dari hari ke hari.

Dalam refleksi tersebut, Alan juga menyinggung kecenderungan generasi muda yang terlalu keras pada dirinya sendiri. Ia memahami bahwa tekanan sosial dan ekspektasi lingkungan kerap membuat seseorang merasa tidak pernah cukup. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya memberi apresiasi pada diri sendiri.

“Jangan lupa menghargai diri sendiri, walau langkah yang kita ambil terasa kecil,” katanya.

Menurut Alan, tidak semua perjuangan perlu disaksikan banyak orang untuk memiliki arti.

Lebih jauh, Alan meyakini bahwa masa depan tidak selalu dibangun dari keberhasilan besar yang datang secara cepat. Ia justru melihat kekuatan terbesar ada pada langkah-langkah sederhana yang dijalani dengan konsisten dan penuh kesadaran.

“Setiap langkah kecil bisa jadi langkah besar di masa depan,” ujarnya, seraya mengajak anak muda untuk tetap setia pada proses.

Melalui pesan refleksi akhir tahun ini, Alan berharap generasi muda Kabupaten Kuningan dapat menutup tahun 2025 dengan hati yang lebih tenang dan pikiran yang lebih jernih. Ia ingin anak muda tidak lagi memandang hidup sebagai perlombaan siapa yang paling cepat sampai, melainkan sebagai perjalanan panjang untuk bertumbuh, memahami diri, dan menemukan makna hidupnya sendiri.

Refleksi ini menjadi pengingat bahwa pulang ke dalam diri adalah langkah awal untuk melangkah lebih jauh. Dengan mengenal diri, seseorang akan lebih mampu menata arah hidup, merawat harapan, dan menyongsong masa depan dengan kesadaran yang utuh.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup