Sempat Dikaitkan Dugaan KDRT, Kedatangan Legislator ke Polres Kuningan Berujung Batal Lapor?

KUNINGANSATU.COM – Perkembangan terbaru terkait aktivitas di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kuningan pada Jumat malam (10/4/2026) mulai menemukan titik terang. Pihak kepolisian menyebut bahwa dugaan laporan yang sempat mencuat dipastikan tidak dilanjutkan.
Informasi yang dihimpun redaksi sebelumnya menyebutkan, seorang perempuan yang datang lebih awal ke Polres Kuningan diduga merupakan istri dari seorang anggota legislatif. Perempuan tersebut disebut hendak menyampaikan laporan terkait dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Namun, saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz, menyampaikan bahwa laporan yang dimaksud tidak jadi dilakukan.
“Gak jadi laporannya,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp, Sabtu (11/4/2026).
Terkait kedatangan anggota legislatif asal daerah pemilihan Kuningan 2 yang sebelumnya terlihat mendatangi Unit PPA pada malam yang sama, pihak kepolisian belum memberikan kepastian apakah hal tersebut berkaitan langsung dengan informasi dugaan laporan tersebut.
Kasat Reskrim menyebut akan melakukan pengecekan lebih lanjut kepada jajaran Unit PPA guna memastikan detail peristiwa yang terjadi.
“Nanti saya cek lagi. Infonya sih tidak mau membuat laporan polisi,” katanya.
Dengan demikian, hingga saat ini belum terdapat laporan resmi yang masuk terkait dugaan KDRT sebagaimana informasi yang sempat berkembang. Situasi tersebut menegaskan bahwa proses yang terjadi masih berada pada tahap awal dan belum berlanjut ke proses hukum.
Sebagai informasi, Unit PPA Polres memiliki kewenangan dalam menangani perkara yang berkaitan dengan perempuan dan anak, termasuk pengaduan KDRT. Namun, setiap aduan yang masuk tetap bergantung pada keputusan pelapor untuk melanjutkan atau tidak ke tahap laporan resmi.
Redaksi kuningansatu.com masih terus melakukan penelusuran lebih lanjut guna memastikan perkembangan informasi secara akurat, berimbang, dan sesuai dengan prinsip jurnalistik.***


















