Perkuat Demokrasi Kampus, DPM UM Kuningan Gelar Seminar Legislatif Mahasiswa Perdana

KUNINGANSATU.COM,- Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) untuk pertama kalinya menggelar Seminar Legislatif Mahasiswa sebagai langkah strategis memperkuat demokrasi kampus dan tata kelola organisasi mahasiswa. Seminar yang mengusung tema “Penguatan Legislatif Mahasiswa dalam Mewujudkan Demokrasi Kampus dan Tata Kelola Organisasi yang Efektif” ini digelar di lingkungan UM Kuningan dan diikuti mahasiswa dari berbagai fakultas.

Kegiatan tersebut berlangsung di aula kampus 2 FPKS UM kuningan pada hari Rabu (29/1/26) dan menjadi ruang edukasi sekaligus konsolidasi kelembagaan bagi organisasi mahasiswa (Ormawa), khususnya lembaga legislatif mahasiswa, agar mampu menjalankan fungsi konstitusional secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Ketua Pelaksana Seminar, Ahmad Ardiansyah, mengatakan seminar ini diinisiasi sebagai bentuk kesadaran kolektif mahasiswa akan pentingnya penguatan kelembagaan legislatif.

“Seminar ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga sarana edukasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola organisasi mahasiswa agar lebih profesional dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPM UM Kuningan, Azril Perliyansyah, menegaskan bahwa legislatif mahasiswa memiliki peran strategis sebagai penjaga konstitusi mahasiswa dan pengawal aspirasi sivitas akademika.

“Penguatan kapasitas lembaga dan partisipasi mahasiswa adalah kunci terwujudnya demokrasi kampus yang substansial, bukan sekadar formalitas,” kata Azril dalam sambutannya.

Apresiasi disampaikan Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc, yang menilai seminar legislatif ini sebagai wujud kedewasaan mahasiswa dalam berdemokrasi. Menurutnya, kampus merupakan ruang belajar demokrasi yang ideal.

“Mahasiswa harus mampu mengimplementasikan nilai demokrasi, etika kepemimpinan, serta tata kelola organisasi yang efektif dalam setiap aktivitas kemahasiswaan,” tegasnya.

Dalam sesi materi, Sekretaris Dewan UM Kuningan, Dr. H. Deni Hamdani, M.Si, menyoroti pentingnya regulasi organisasi mahasiswa yang selaras dengan nilai demokrasi dan kebutuhan kampus. Ia menekankan bahwa kualitas lembaga legislatif tidak hanya diukur dari produk hukum, tetapi juga dari proses pengambilan keputusan yang partisipatif dan transparan.

Selain itu, Ketua KPU Kabupaten Kuningan, Asep Budi Hartono, M.Pd, turut hadir sebagai pemateri dengan membahas tata kelola Pemilihan Raya Mahasiswa (PEMIRA). Materi ini dinilai penting sebagai bekal DPM UM Kuningan dalam mempersiapkan pembentukan KPU Mahasiswa dan pelaksanaan PEMIRA yang berintegritas.

Seminar berlangsung dinamis melalui diskusi interaktif yang melibatkan peserta lintas fakultas. Berbagai isu strategis seperti optimalisasi fungsi pengawasan, peningkatan kualitas legislasi mahasiswa, hingga penguatan sinergi antar lembaga kemahasiswaan menjadi topik utama yang mendapat respons positif.

Melalui seminar legislatif perdana ini, UM Kuningan menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kelembagaan mahasiswa sebagai bagian dari pembangunan demokrasi kampus yang sehat dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan mahasiswa yang kritis, berintegritas, serta siap menjadi agen perubahan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup