PMII Kuningan Dorong Peran Mahasiswa & Media, Kawal Demokrasi Lebih Progresif
KUNINGANSATU.COM,- PMII Kuningan kembali menegaskan perannya sebagai organisasi kader yang aktif mengawal jalannya demokrasi dan pembangunan daerah. Dalam rangkaian Konferensi Cabang PMII Kabupaten Kuningan, salah satu kandidat ketua cabang menyoroti pentingnya peran mahasiswa dan media sebagai pilar penguat transparansi serta kontrol sosial di daerah.
Visi gerakan yang diusung menitikberatkan pada tiga fokus besar yaitu kaderisasi mandiri, reformasi digital, dan penguatan ekonomi organisasi. Tiga pilar ini dinilai menjadi fondasi agar PMII tetap relevan, adaptif, dan mampu melahirkan kader-kader intelektual yang kritis sekaligus berintegritas.
Rizal Nurfahrozy, salah satu kandidat, menyampaikan bahwa mahasiswa harus hadir sebagai kelompok yang mampu memberikan nilai tambah bagi demokrasi lokal.
“PMII bukan hanya gerakan kritis, tetapi juga gerakan yang menawarkan solusi atas persoalan masyarakat dan daerah,” katanya.
Sebagai langkah konkret, PMII Kuningan akan memperluas jejaring media untuk menguatkan eksistensi organisasi dan kader. Jejaring ini diharapkan menjadi ruang amplifikasi gagasan, advokasi publik, dan penyebaran isu strategis, terutama terkait pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Reformasi digital juga menjadi komitmen penting. PMII mendorong seluruh kader agar adaptif terhadap teknologi dan perkembangan media digital, sehingga gerakan intelektual, dakwah, dan advokasi dapat berjalan lebih efektif dan terukur.
Dengan mengusung semangat kemandirian dan kolaborasi, PMII Kuningan menargetkan diri menjadi mitra strategis bagi pemerintah, masyarakat sipil, dan media dalam membangun tata kelola daerah yang lebih partisipatif, transparan, dan berkeadilan.***
















