Tak Hanya Pilih Ketua, Musycab VIII Tapak Suci UM Kuningan Bahas Masa Depan Organisasi

KUNINGANSATU.COM,- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Putera Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) menggelar Musyawarah Cabang (Musycab) VIII di Kampus 2 UM Kuningan, Sabtu (13/6/2026). Forum tertinggi organisasi tingkat kampus tersebut menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus evaluasi perjalanan organisasi dalam satu periode kepengurusan.

Mengusung tema “Kader Berkarakter, Organisasi Berintegritas”, kegiatan ini diikuti kader dan pengurus Tapak Suci serta dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan beserta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Rektor UM Kuningan menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Tapak Suci yang selama ini aktif mengembangkan organisasi otonom Muhammadiyah di lingkungan kampus. Menurutnya, Musycab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan ruang strategis untuk melahirkan pemimpin baru yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai organisasi.

“Musycab harus mampu menghasilkan pengurus yang berintegritas, berkarakter, dan siap melanjutkan estafet perjuangan organisasi sesuai dengan nilai-nilai Tapak Suci serta karakter Universitas Muhammadiyah Kuningan yang berlandaskan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya loyalitas kader terhadap tiga pilar utama yang menjadi fondasi gerakan Tapak Suci, yakni perguruan Tapak Suci, Universitas Muhammadiyah Kuningan sebagai institusi naungan, serta Persyarikatan Muhammadiyah. Menurutnya, ketiga unsur tersebut harus berjalan beriringan untuk memperkuat kaderisasi dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan.

Selain membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan dan pemilihan ketua baru, Musycab VIII turut menjadi forum diskusi mengenai arah pengembangan organisasi di masa mendatang. Salah satu gagasan yang mendapat perhatian adalah dorongan agar Tapak Suci mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

Dalam kesempatan itu, Rektor menantang kader Tapak Suci untuk melakukan riset dan mengembangkan inovasi berbasis teknologi melalui konsep “Tapak Suci Virtual Berbasis Spiritual”. Gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi media pembelajaran sekaligus sarana syiar yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui platform virtual tersebut, aktivitas Tapak Suci dapat diperkenalkan secara lebih menarik kepada generasi muda. Selain menampilkan nilai-nilai seni bela diri tradisional, konsep tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan pengalaman interaktif yang menggabungkan aspek olahraga, spiritualitas, dan teknologi.

Pelaksanaan Musycab VIII berlangsung dengan suasana demokratis dan penuh semangat kekeluargaan. Forum ini diharapkan menghasilkan kepengurusan baru yang mampu membawa UKM Tapak Suci UM Kuningan semakin maju, memperkuat kaderisasi, serta berkontribusi dalam mencetak generasi berkarakter dan berintegritas di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup