Long Weekend Kurang Lengkap Kalau Belum Ngopi di Sagof Coffee & Eatery
KUNINGANSATU.COM,- Momentum libur panjang long weekendperiode 14–17 Mei 2026 membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kuliner di kawasan wisata Kabupaten Kuningan. Salah satunya dirasakan oleh Sagof Coffee and Eatery, destinasi kuliner yang terletak di Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Selama empat hari masa libur tersebut, kafe yang dikenal dengan panorama alamnya yang asri ini mencatatkan kenaikan omzet hingga 30 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Pemilik Sagof Coffee and Eatery, Agus, mengungkapkan bahwa lonjakan arus kunjungan wisatawan sudah mulai terasa sejak awal masa libur panjang. Meski tidak ada lonjakan signifikan pada sistem pemesanan tempat reservasi, namun kedatangan pengunjung secara langsung walk-in guestsmengalami peningkatan yang cukup tajam.
“Untuk di long weekend ini, alhamdulillah kami mendapatkan kenaikan omzet sekitar 30 persen. Catatannya, asal cuaca mendukung dan tidak turun hujan,” ujar Agus saat ditemui di lokasi usaha, Jumat (15/5/2026).
Agus menjelaskan, karakteristik geografis Desa Puncak yang sejuk menjadi daya tarik utama bagi masyarakat perkotaan. Berdasarkan pergerakan pengunjung, mayoritas wisatawan yang memadati Sagof Coffee and Eatery berasal dari wilayah Cirebon dan sekitarnya. Mereka sengaja melipir ke dataran tinggi Kuningan untuk mencari suasana santai di tengah alam.
Untuk mengantisipasi membludaknya jumlah kunjungan dan menjaga kualitas pelayanan, pihak pengelola telah melakukan sejumlah persiapan matang jauh-jauh hari. Selain melakukan manajemen pelayanan yang lebih responsif, Agus juga mempertebal volume ketersediaan komoditas dapur.
“Kalau persiapan, tentu pelayanan yang utama kita tingkatkan. Setiap menghadapi long weekend, pengelolaan selalu menambah stok bahan baku. Untuk belanja kebutuhannya, kami langsung menyuplai dari Cirebon,” tambahnya.
Terkait preferensi kuliner, Agus menyebutkan bahwa menu-menu lokal masih mendominasi pesanan para pelancong yang datang. Dari sekian banyak pilihan, Kopi Susu Sagof dan pisang bakar cokelat keju sukses menjadi menu paling laris best seller pilihan konsumen.
Sagof Coffee and Eatery memang dikenal konsisten menjaga kualitas racikan kopinya. Karakter rasa yang disajikan tidak hanya memikat para pencinta kopi hitam berat, melainkan juga dirancang ramah di lidah pengunjung umum yang sekadar ingin menikmati kehangatan minuman di tengah sejuknya udara pegunungan.
Secara bisnis, perbedaan perputaran uang antara hari kerja dan akhir pekan di kafe ini terbilang cukup kontras. Pada hari biasa pendapatan rata-rata berkisar di angka Rp2 juta hingga Rp3 juta per hari. Namun, saat memasuki akhir pekan atau hari libur nasional, kantong pendapatan mereka bisa melejit hingga menyentuh angka kurang lebih Rp10 juta per hari.
Bagi wisatawan yang tertarik berkunjung menghabiskan sisa masa libur panjang ini, Sagof Coffee and Eatery beroperasi mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB khusus untuk momen akhir pekan.
















