Dari Desa ke Kota, Kuningan Kunci Strategi Besar di Musrenbang Jabar 2027

KUNINGANSATU.COM- Pemerintah Kabupaten Kuningan menunjukkan komitmen kuat dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan tingkat provinsi melalui keikutsertaan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Bandung, Rabu (15/4/2026).
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., hadir langsung dalam forum strategis tersebut bersama para kepala daerah lainnya se-Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi pembangunan agar lebih terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam arahannya menekankan pentingnya pembangunan yang berangkat dari kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyebutkan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, serta konektivitas wilayah hingga ke pelosok desa harus menjadi prioritas utama.
“Pembangunan tidak boleh jauh dari kebutuhan rakyat. Pendidikan dan kesehatan adalah fondasi, sementara konektivitas menjadi penghubung agar tidak ada daerah yang tertinggal,” ujarnya.
Gubernur juga kembali mengangkat semangat pembangunan Jawa Barat melalui filosofi “Lembur diurus, kota ditata”, yang menempatkan desa sebagai pusat penguatan kehidupan masyarakat, sementara kota diarahkan menjadi pusat pertumbuhan yang tertib dan kompetitif.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan memaparkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan ke depan. Di antaranya percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas layanan dasar bagi masyarakat.
Selain itu, pengembangan kawasan kaki Gunung Ciremai turut menjadi perhatian sebagai salah satu potensi unggulan daerah. Kawasan ini dinilai memiliki peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menarik investasi, dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Bupati Dian menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
“Dukungan dan kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar program yang direncanakan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Partisipasi aktif dalam Musrenbang ini juga menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memastikan setiap tahapan perencanaan pembangunan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dengan perencanaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, Kabupaten Kuningan optimistis mampu meningkatkan daya saing daerah serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Ke depan, melalui kolaborasi yang solid bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kuningan menargetkan terwujudnya visi “Kuningan Melesat” sebagai bagian dari pembangunan Jawa Barat yang maju, inklusif, dan berkelanjutan dimulai dari desa hingga kota.


















