DMI Kuningan Gelar Dialog Cinta Masjid, Umat Diajak Hidupkan Subuh Berjamaah

KUNINGANSATU.COM,- Suasana khusyuk menyelimuti Mushola Ar Rahmat yang berada di lingkungan Pendopo Kabupaten Kuningan pada Sabtu (14/3/2026) dini hari. Dalam kesejukan waktu Subuh di bulan Ramadan, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Dialog Cinta Masjid yang diikuti oleh berbagai unsur masyarakat dan mahasiswa.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan dialog keagamaan yang membahas pentingnya peran masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan umat, sekaligus ruang silaturahmi sosial kemasyarakatan.

Ketua DMI Kabupaten Kuningan, Dr. H. Ugin Lugina, M.Pd., menjelaskan bahwa DMI terus mendorong berbagai program untuk menghidupkan dan memakmurkan masjid di wilayah Kuningan. Di antaranya melalui Gerakan BBM (Bersih-Bersih Masjid) serta Program SSB (Salat Subuh Berjamaah).

Ia menuturkan, Gerakan BBM dilakukan untuk memastikan ribuan masjid dan musala di Kabupaten Kuningan tetap terjaga kebersihan dan kenyamanannya bagi para jemaah. Program tersebut melibatkan pengurus DKM, masyarakat, hingga relawan dari berbagai organisasi.

Sementara itu, Program SSB menjadi salah satu indikator hidupnya sebuah masjid. Menurutnya, kemakmuran masjid bukan hanya dilihat dari bangunan fisik, tetapi dari ramainya jemaah yang mengisi waktu-waktu ibadah, khususnya sejak salat Subuh.

“Masjid yang hidup adalah masjid yang jemaahnya memulai aktivitas ibadah sejak Subuh. Dari sana semangat dan kekuatan umat dibangun,” ujar Ugin.

Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan data statistik rumah ibadah, Kabupaten Kuningan memiliki sekitar 4.888 masjid dan musala yang tersebar di berbagai wilayah. Seluruhnya diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat.

Mushola Ar Rahmat sendiri disebut sebagai salah satu mushola yang aktif dalam kegiatan keagamaan meskipun tergolong baru. Keberadaannya di lingkungan Pendopo dinilai mampu menjadi contoh dalam menghidupkan syiar Islam melalui kegiatan ibadah berjamaah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang digagas DMI Kabupaten Kuningan. Ia menilai kegiatan dialog keagamaan di masjid seperti ini sangat penting, terlebih dengan keterlibatan kalangan mahasiswa.

Menurutnya, masjid dan mushola harus terus dihidupkan sebagai ruang pembinaan spiritual sekaligus sosial. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan nilai-nilai spiritual.

“Terima kasih kepada para pengurus DKM yang dengan tulus dan penuh semangat terus menumbuhkan ghiroh serta kecintaan umat untuk memakmurkan masjid,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Kuningan (UNIKU), Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI), Universitas Islam Al-Ihya Kuningan (UNISA), serta Universitas Muhammadiyah. Hadir pula Sekretaris Daerah Uu Kusmana, M.Si., Kepala Disdikbud, Asisten Daerah, Kabag Kesra, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, serta jajaran pengurus DMI.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat memakmurkan masjid terus tumbuh di tengah masyarakat, tidak hanya selama bulan Ramadan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari umat.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup