BEM Pesantren Zona Kuningan Gelar Ramadhan Berperan, Ratusan Takjil Dibagikan
KUNINGANSATU.COM,- Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pesantren Seluruh Indonesia Zona Kuningan melalui kegiatan bertajuk “Ramadhan Berperan”, Minggu (8/3/2026). Kegiatan sosial ini digelar di halaman Kampus STAI Kuningan dengan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas.
Aksi berbagi tersebut melibatkan pengurus serta kader BEM Pesantren dari sejumlah kampus yang tergabung dalam Zona Kuningan. Mereka turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil menjelang waktu berbuka puasa sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih berada di perjalanan.
Koordinator Daerah BEM Pesantren Seluruh Indonesia Zona Kuningan, Nuradiat, mengatakan bahwa kegiatan Ramadhan Berperan merupakan bagian dari komitmen mahasiswa pesantren dalam menghadirkan nilai-nilai Islam yang tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial yang nyata.
“Ramadhan Berperan bukan sekadar agenda seremonial. Ini adalah bentuk komitmen kami sebagai mahasiswa pesantren untuk menghadirkan wajah Islam yang ramah, peduli, dan memberikan solusi bagi masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurutnya, mahasiswa pesantren memiliki peran strategis tidak hanya sebagai agen intelektual di lingkungan kampus, tetapi juga sebagai agen kemanusiaan yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain berbagi takjil, kegiatan tersebut juga menjadi ruang konsolidasi bagi mahasiswa pesantren dari berbagai kampus untuk memperkuat ukhuwah, membangun kolaborasi, serta mempererat jaringan gerakan mahasiswa pesantren di wilayah Kuningan.
“Momentum Ramadhan ini kami jadikan sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan peran mahasiswa dalam berkontribusi membangun masyarakat yang lebih berkeadaban,” kata Nuradiat.
BEM Pesantren Seluruh Indonesia Zona Kuningan berharap kegiatan berbagi seperti ini tidak hanya berhenti pada bulan Ramadhan, tetapi dapat terus dilakukan dalam berbagai bentuk pengabdian sosial lainnya. Dengan demikian, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat dapat benar-benar dirasakan manfaatnya.
















