Padaringan 2026 Digelar di Sindang, Bunda Ela: Stabilitas Harga Pangan Harus Dijaga
KUNINGANSATU.COM,- Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos yang akrab disapa Bunda Ela, secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) “Padaringan” Tahun 2026 di Desa Sindang, Kecamatan Lebakwangi, Jumat (6/3/2026). Program ini digelar untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang bulan puasa dan Idul Fitri.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Sejak pagi hari, masyarakat sudah memadati lokasi pelaksanaan untuk membeli berbagai komoditas pangan yang dijual di bawah harga pasar.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Ela juga tampak berkeliling meninjau stan penjualan sekaligus berdialog dengan warga yang hadir. Bahkan, ia sempat memberikan bantuan uang belanja kepada beberapa warga sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bunda Ela menekankan bahwa pengendalian inflasi pangan menjadi salah satu perhatian penting pemerintah daerah, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika kebutuhan masyarakat meningkat.
“Inflasi bukan hanya soal angka dalam laporan, tetapi juga menyangkut kehidupan masyarakat sehari-hari. Bagi sebagian keluarga, kenaikan harga bahan pokok bisa menjadi beban yang cukup berat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadhan dengan lebih tenang.
Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan daerah melalui visi “Melesat”, yang menekankan pembangunan yang maju, memberdayakan masyarakat, berkelanjutan, agamis, serta tangguh.
“Program seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana pemerintah hadir membantu kebutuhan dasar masyarakat,” tambahnya.
Bunda Ela juga menyampaikan apresiasi kepada para petani, distributor, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut sehingga program dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, Kepala Desa Sindang, Nursamsi, mengungkapkan rasa syukur karena desanya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dari total 13 desa yang berada di wilayah Kecamatan Lebakwangi.
“Program ini sangat membantu warga, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri ketika kebutuhan rumah tangga meningkat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Sebagai contoh, beras yang di pasaran berkisar sekitar Rp14 ribu per kilogram dapat dibeli masyarakat dengan harga sekitar Rp12 ribu per kilogram di kegiatan tersebut.
Salah seorang warga, Asep, mengaku sangat terbantu dengan adanya program Gerakan Pangan Murah tersebut. Menurutnya, harga bahan pokok yang lebih murah sangat meringankan beban masyarakat.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi menjelang Lebaran kebutuhan rumah tangga biasanya bertambah. Dengan harga yang lebih murah, kami bisa sedikit berhemat,” katanya.
Selain memenuhi kebutuhan pokok, warga Sindang juga dikenal memiliki tradisi membuat kue khas Lebaran seperti kue deleh atau biji katapang yang membutuhkan bahan baku seperti tepung terigu dan minyak goreng. Melalui kegiatan ini, bahan-bahan tersebut dapat diperoleh dengan harga yang lebih terjangkau.
Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi langkah strategis dalam menjaga kestabilan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
















