Sembako Lebih Murah! Program GPM di Kasturi Diserbu Warga

KUNINGANSATU.COM,- Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kuningan terus menggulirkan program Gerakan Pasar Murah (GPM) sebagai upaya menekan kenaikan harga kebutuhan pokok selama Ramadan hingga menjelang Lebaran. Kali ini, GPM digelar di Desa Kasturi, Rabu (25/2/2026), dan disambut antusias ratusan warga.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan, pelaksanaan GPM di Kasturi merupakan titik ketiga setelah sebelumnya digelar di desa Seda dan Desa HaurKuning. Program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
“Ini titik ketiga dari total 15 titik yang akan kita laksanakan. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Rata-rata kita siapkan hampir 6,5 ton bahan pangan di setiap titik,” ujar Bupati Dian kepada wartawan di sela kegiatan.
Menurutnya, GPM dan Operasi Pasar Murah (OPM) menjadi instrumen penting pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama pada momentum Ramadan dan Lebaran yang biasanya diiringi lonjakan harga sembako. Untuk GPM, kegiatan difokuskan di desa-desa, sementara OPM akan digelar di pasar-pasar tradisional.
“Tujuannya jelas, menekan inflasi dan membantu masyarakat, khususnya ibu-ibu, agar tetap bisa membeli sembako dengan harga yang terjangkau. Kami jamin harganya lebih murah dari pasaran,” tegasnya.
Melihat tingginya minat masyarakat, Bupati Dian mengaku tengah mengevaluasi program tersebut agar cakupannya bisa diperluas. Saat ini, 15 titik dinilai belum cukup menjangkau seluruh desa dan kelurahan yang berjumlah 376 wilayah.
“Kalau anggaran memungkinkan dan APBD kita semakin sehat, saya ingin program ini dilipatgandakan, bisa dua atau tiga kali lipat. Idealnya satu tahun minimal menyasar 100 desa, terutama desa kategori miskin, terbelakang, atau yang aksesnya jauh,” katanya.
Ia juga mendorong kolaborasi lintas SKPD dalam pelaksanaan program-program yang berdampak langsung pada masyarakat. GPM sendiri didukung oleh kerja sama sejumlah pihak, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Disperindag, Bulog, pengusaha lokal, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.
Salah seorang warga Kasturi, Ooh (54), mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM. Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kuningan, terutama Bupati dan semua pihak. GPM ini sangat membantu. Saya beli beras, minyak, dan daging dengan harga murah. Kalau bisa sering-sering dilakukan, dan semoga harga di pasaran bisa seperti ini,” ujarnya.
Bupati Dian berharap, melalui GPM dan OPM, masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan khusyuk tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.
“Kami berjuang semaksimal mungkin agar harga tetap terjangkau. Kalau pun ada kenaikan, diharapkan masih dalam batas wajar,” pungkasnya.


















