BUMDes Jangan Latah! Bupati Dian Dorong Kolaborasi Desa demi Kuningan Melesat
KUNINGANSATU.COM,- Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menegaskan pentingnya kolaborasi antar desa serta penguatan jiwa kewirausahaan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai kunci membangun kemandirian ekonomi desa dan percepatan pembangunan daerah.
Penegasan itu disampaikan Bupati Dian saat memberikan sambutan pada Pelantikan Pengurus Forum BUMDes Kabupaten Kuningan dengan tema “Bersama BUMDes, Bangun Desa, Bangun Kuningan, Desa Terdepan, Kuningan Melesat” yang digelar di Diva Pujasera Kasturi, Selasa (10/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus Forum BUMDes yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa amanah yang diemban bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan nyata bagi perekonomian desa.
“Desa adalah pondasi kekuatan ekonomi daerah. Kalau desanya kuat, kabupatennya pasti hebat. Sebaliknya, kalau desa lemah, kabupaten juga tidak akan bergairah,” ujar Dian.
Menurutnya, salah satu persoalan utama yang kerap membuat BUMDes tidak berkembang adalah lemahnya sumber daya manusia, khususnya minimnya jiwa entrepreneur dalam pengelolaan usaha desa. Ia mengingatkan agar penunjukan pengurus BUMDes tidak hanya didasarkan pada ketokohan atau formalitas semata.
“Tidak cukup bisnis itu hanya dengan gelar atau ketokohan. BUMDes butuh orang-orang yang punya jiwa usaha, kejelian melihat peluang, dan berani berinovasi,” tegasnya.
Bupati Dian juga menyoroti fenomena BUMDes yang cenderung latah mengikuti tren tanpa kajian potensi lokal. Ia mendorong agar setiap desa menggali dan mengembangkan keunggulan masing-masing, mulai dari sektor pertanian, pangan, hingga pariwisata berbasis kearifan lokal.
Sebagai contoh, ia menyinggung potensi pengolahan hasil pertanian seperti nangka yang selama ini kerap mengalami kelebihan produksi dan harga jatuh. Menurutnya, BUMDes bisa hadir dengan inovasi pengolahan agar memiliki nilai tambah dan daya saing.
Lebih jauh, Dian menekankan peran strategis Forum BUMDes sebagai wadah sinergi, bukan arena persaingan antar desa. Ia mengajak seluruh pengurus mengubah pola pikir dari kompetisi menjadi kolaborasi.
“Forum ini harus menjadi rumah bersama untuk saling menguatkan. Jangan saling mematikan, tapi saling menghidupkan. Desa yang sudah maju bantu desa yang lain,” katanya.
Menutup sambutannya, Bupati Dian menekankan empat poin penting bagi pengelolaan BUMDes ke depan, yakni profesionalisme dan legalitas usaha, optimalisasi potensi lokal, transparansi dan akuntabilitas manajemen, serta penguatan kemandirian ekonomi desa.
Ia berharap Forum BUMDes Kabupaten Kuningan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan, sehingga cita-cita Desa Terdepan, Kuningan Melesat benar-benar terwujud.















