Rihlah Tarbiyah HIMA PAI di Cibingbin, Perkuat Ukhuwah dan Kekompakan Mahasiswa
KUNINGANSATU.COM,- Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (HIMA PAI) menggelar kegiatan Rihlah Tarbiyah di wilayah Cibingbin sebagai upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan antaranggota, belum lama ini.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh anggota HIMA PAI tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kedekatan emosional, sekaligus memperkuat kekompakan organisasi di tengah dinamika perkuliahan dan aktivitas mahasiswa.
Rihlah Tarbiyah ini tidak hanya dikemas sebagai ajang rekreasi, namun juga dirancang sebagai ruang pembinaan (tarbiyah) yang menekankan nilai kebersamaan, solidaritas, serta rasa saling memiliki dalam tubuh organisasi mahasiswa.
Rangkaian acara diawali dengan sharing session, yang menjadi wadah terbuka bagi para peserta untuk menyampaikan pengalaman, gagasan, serta harapan terhadap arah dan peran HIMA PAI ke depan. Melalui sesi ini, komunikasi antaranggota terjalin lebih intens dan hangat, sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang kuat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai games kebersamaan yang dirancang untuk melatih kerja sama tim, kekompakan, serta membangun suasana yang cair dan menyenangkan. Gelak tawa dan antusiasme peserta mewarnai jalannya kegiatan, mencerminkan kuatnya semangat ukhuwah yang tumbuh selama rihlah berlangsung.
Ketua Pelaksana kegiatan, Hamid Jalal Qodiri, menyampaikan bahwa Rihlah Tarbiyah ini menjadi sarana penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab kolektif antaranggota.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap setiap anggota semakin merasa memiliki HIMA PAI, saling mendukung, dan mampu berjalan bersama dalam satu visi perjuangan. Kebersamaan adalah kekuatan utama organisasi. Dengan ukhuwah yang kuat, langkah kita akan semakin kokoh,” ujarnya saat di temui di lokasi pada Minggu (8/2/26)
Dengan terselenggaranya Rihlah Tarbiyah ini, HIMA PAI berharap nilai-nilai kebersamaan yang telah terbangun dapat terus terjaga dan menjadi fondasi dalam setiap gerak organisasi ke depan, sesuai dengan semangat kearifan lokal: silih asah, silih asih, silih asuh, silih jejéhkeun.
















