Bupati Kuningan Apresiasi Teater Sado, Seni Jadi Ruang Refleksi Budaya

KUNINGANSATU.COM,- Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengaku bahagia dapat berkumpul bersama para seniman dan budayawan dalam pertunjukan teater, musik, dan tari yang digelar Komunitas Teater Sado Kuningan di Gedung Kesenian Raksawacana, Jalan Veteran No. 52 Kuningan, Sabtu malam (24/1/2026).

Kegiatan seni budaya tersebut menghadirkan beragam pertunjukan, mulai dari Tari Topeng Cirebon, penampilan seniman budayawan Kuningan Kang Yusuf , hingga pementasan dari Komunitas Teater Sado yang dikenal konsisten mewarnai perjalanan seni pertunjukan di Kabupaten Kuningan.

Dalam wawancaranya, Bupati menegaskan bahwa Teater Sado telah lama memberikan kontribusi besar terhadap dinamika kebudayaan di Kuningan. Menurutnya, pertunjukan yang disajikan tidak sekadar hiburan, melainkan menjadi ruang refleksi bersama tentang jati diri dan pentingnya menjaga kearifan lokal.

“Saya merasa bahagia karena ini bukan hanya pertunjukan seni. Ini adalah wahana refleksi tentang kesejatian, tentang siapa kita, dan bagaimana kita tidak boleh meninggalkan akar budaya serta kearifan lokal,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, keberadaan masyarakat Kuningan hari ini tidak lepas dari sejarah dan budaya masa lalu yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Oleh karena itu, peran seniman dan budayawan dinilai sangat strategis dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai budaya tersebut.

“Sejatinya hari ini kita ada karena sejarah masa lalu dan budaya masa lalu. Terima kasih kepada para seniman dan budayawan yang dengan semangat kuat terus menjaga agar Kuningan berkembang maju tanpa tercerabut dari akar budayanya,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan telah sepakat untuk terus berkolaborasi dengan para seniman dan budayawan. Ke depan, sejumlah agenda dan event seni budaya direncanakan akan digelar secara bersama-sama sebagai upaya mendorong pelestarian kearifan lokal.

“Insya Allah ke depan kita akan terus bersinergi. Akan ada beberapa kegiatan dan event kolaboratif agar seni budaya tradisi Kuningan tidak hilang, tetapi justru tumbuh dan berkembang semakin kuat,” pungkasnya.

Pertunjukan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan menjadi bukti bahwa seni budaya masih memiliki ruang penting dalam kehidupan sosial serta pembangunan karakter daerah Kabupaten Kuningan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup