Debit Air dari Kuningan ke Kota Cirebon Tembus 1060 Liter Per Detik

KUNINGANSATU.COM,- Direktur Utama PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Sopyan Satari, memberikan tanggapan terkait pernyataan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) yang menyebut PDAM Kota Cirebon sebagai salah satu pihak pemanfaat air yang tengah berproses perizinan.
Saat dikonfirmasi Kuningansatu.com, Sabtu (20/12/2025), Sopyan mengungkapkan bahwa pasokan air bersih yang dialirkan ke Kota Cirebon bersumber dari mata air Cipaniis dengan debit sekitar 1.060 liter per detik.
“Dari mata air Cipaniis, kurang lebih 1.060 liter per detik,” ungkap Sopyan.
Menanggapi pernyataan BTNGC, Sopyan membenarkan bahwa izin pemanfaatan air yang sebelumnya dimiliki PDAM Kota Cirebon memang telah berakhir. Namun, ia menegaskan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam proses perpanjangan izin di Taman Nasional Gunung Ciremai.
“Insya Allah sedang berproses perpanjangan di TNGC, mudah-mudahan segera selesai,” katanya.
Terkait pengambilan air yang masih berjalan di tengah proses perpanjangan izin tersebut, Sopyan menegaskan bahwa PDAM Kota Cirebon tetap menjalankan seluruh kewajiban sesuai aturan yang berlaku.
“Namanya juga sedang berproses sesuai dengan aturan yang berlaku. Yang penting kami bayar pajak, kami bayar kompensasi, dan kami ikuti aturan-aturan yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sopyan juga membenarkan adanya kenaikan nilai kompensasi yang diberikan kepada Kabupaten Kuningan atas pemanfaatan sumber air dari kawasan Gunung Ciremai.
“Iya, mas,” jawab Sopyan singkat, disertai emotikon senyum.
Sebelumnya, BTNGC menyampaikan bahwa sejumlah pihak, termasuk PDAM Kota Cirebon, saat ini tengah menempuh proses Izin Usaha Pemanfaatan Air (IUPA) melalui mekanisme resmi pemerintah. Proses tersebut disebut masih dalam tahap evaluasi administratif dan teknis.***

















