Seniman Kuningan Turun ke Jalan! Baksos untuk Korban Banjir Bandang Sumatra & Aceh
KUNINGANSATU.COM,- Gabungan seniman dan seniwati dari berbagai komunitas seni se-Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatra Utara dan Aceh.
Kegiatan sosial yang digelar pada Kamis (18/12/2025) tersebut melibatkan seniman lintas komunitas dan dilaksanakan dengan dukungan berbagai pihak. Koordinator Wilayah Kuningan Timur, Kang Waid Suharto, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kegiatan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial, Polres Kuningan, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan yang telah memberikan izin dan dukungan sehingga kegiatan bakti sosial ini dapat berjalan dengan lancar,” ujar Kang Waid Suharto.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh seniman dan seniwati Kabupaten Kuningan yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kang Waid menegaskan bahwa bagi komunitas seni yang belum dapat terlibat secara langsung, pihaknya sangat memaklumi karena adanya kesibukan masing-masing.
Menurutnya, kegiatan baksos ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban bencana alam di Sumatra Utara dan Aceh. Ia juga mengapresiasi kepedulian para donatur, khususnya masyarakat dan pengguna jalan yang telah menyisihkan rezekinya.
“Semoga setiap bantuan dan kepedulian yang diberikan dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dengan keberkahan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Waid Suharto juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Ketua ForsiMC serta Pap Sule Ronita yang dinilai konsisten dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ia berharap, ke depan seluruh seniman dan seniwati serta komunitas seni se-Kabupaten Kuningan dapat terus menjaga kekompakan dan persatuan dalam berbagai kegiatan sosial maupun kebudayaan.
Adapun seluruh donasi yang terkumpul, lanjut Kang Waid, akan disalurkan melalui bendahara kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepanitiaan yang telah dibentuk.***
















