Talaga Surian: Destinasi Sejuk di Kuningan dengan Camping & Wahana Seru
KUNINGANSATU,- Talaga Surian kembali menarik perhatian wisatawan dengan pesona alamnya yang segar serta berbagai layanan wisata yang semakin lengkap. Destinasi yang berada di Desa Puncak, Kecamatan Cigugur ini terus berbenah demi meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Menurut Debi Ramadani, salah satu pengelola Talaga Surian saat di wawancara rabu(26/11) di talaga Surian , kini pengelola menghadirkan sejumlah layanan yang dapat dinikmati pengunjung. Mulai dari keindahan view alam, area camping, hingga wahana permainan dan kuliner khas.
“Di sini pengunjung bisa menikmati panorama alam, bermain ATV, berkunjung ke wisata religi di Makam Keramat, pemandangan,” ujarnya.
Untuk kebutuhan akomodasi, Talaga Surian juga menyediakan area camping private dengan fasilitas tenda yang sudah disiapkan pengelola.
“Pengunjung tinggal datang, tidak perlu repot bawa perlengkapan camping. Semua sudah kami siapkan,” kata Debi.
Area kuliner Sagop pun menjadi pelengkap, menyediakan sajian hangat bagi para wisatawan.
Fasilitas umum lainnya turut dibenahi, mulai dari mushola, toilet, warung, gazebo, hingga area parkir. Seluruh fasilitas tersebut, kata Debi, dibuat agar pengunjung merasa aman dan nyaman selama berada di lokasi.
Dari sisi layanan, pengelola menerapkan jam operasional setiap hari. Talaga Surian mulai melayani pengunjung sejak pukul 08.00 WIB, bahkan tetap buka hingga malam karena adanya aktivitas camping serta penjagaan keamanan 24 jam.
Terkait harga tiket, pengunjung cukup membayar Rp15.000 untuk tiket masuk wisata. Sementara untuk biaya camping, tarif yang diberlakukan sebesar Rp20.000 per orang.
“Untuk weekday dan weekend tarifnya sama, tetap standar,” tambah Debi.
Selain itu, sejumlah pengunjung turut membagikan kesan positifnya. Septi, wisatawan asal Cirebon yang ditemui di lokasi, mengaku bahwa Talaga Surian memiliki suasana yang sejuk dan menenangkan.
“Tempatnya adem banget. Untuk yang suka berkemah,suasana nya sejuk banget bikin tenang , jadi kerasa dekat dengan alam,” ujarnya.
Meski terus ramai dikunjungi, Debi mengakui ada tantangan tersendiri terutama saat musim hujan. Tingkat kunjungan biasanya turun karena cuaca kurang mendukung. Namun pada momen tertentu seperti Tahun Baru, Idul Fitri, dan 17 Agustus, jumlah pengunjung tetap mengalami peningkatan yang signifikan.
Debi menyebutkan bahwa ke depan Talaga Surian merencanakan sejumlah inovasi, termasuk pengembangan wisata edukasi, wisata religi, hingga area glamping dan cottage. Sejumlah rencana tersebut menunggu selesainya proses perizinan sarana prasarana.















