Dekan FKIP Uniku Mendunia, Bawa ‘Oleh-Oleh’ Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa Vietnam

KUNINGANSATU.COM,- Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku), Dr. Asep Jejen Jaelani, M.Pd., kembali mengharumkan nama kampus di kancah internasional. Jejen diundang sebagai pengisi kuliah tamu di University of Social Sciences and Humanities (USSH), Vietnam National University (VNU) di Ho Chi Minh City, Vietnam, Senin (17/11).
Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman bahasa dan budaya Indonesia di dunia internasional. Dalam kuliah tamu tersebut, Jejen membawakan materi “Sosiolinguistik dan Revitalisasi Bahasa” yang membahas kebijakan penggunaan bahasa di Indonesia.
Saat diwawancarai pada Jumat (21/11), Jejen menegaskan pentingnya tiga pilar kebijakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, yakni Utamakan Bahasa Indonesia, Kuasai Bahasa Asing, dan Lestarikan Bahasa Daerah.
“Dalam materi itu saya juga menekankan pentingnya melestarikan bahasa daerah. Saya perkenalkan juga game edukasi tentang bahasa Sunda Wewengkon Kuningan yang saya buat. Mahasiswa jadi sangat antusias,” ujarnya.
Selain mengajar, Jejen turut membawa misi diplomasi budaya Indonesia. Ia menyebut kehadirannya menjadi momentum penting bagi perkembangan bahasa Indonesia di level global. Terlebih, bahasa Indonesia kini menjadi salah satu mata kuliah wajib di USSH.
“Antusiasme mahasiswa USSH luar biasa. Ini bukti bahwa bahasa Indonesia memiliki nilai strategis dan berdampak positif bagi komunitas internasional,” tambahnya.
Jejen berharap kerja sama budaya dan bahasa antara Indonesia-Vietnam terus berkembang, termasuk melalui lebih banyak kegiatan pertukaran dan promosi kebudayaan.
Rektor Uniku, Prof. Dr. H. Dikdik Harjadi, M.Si., menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memperkenalkan Indonesia sekaligus Uniku. Apa yang dilakukan Dekan FKIP merupakan bentuk rekognisi dosen Uniku dan menjadi inspirasi bagi seluruh dosen,” ungkapnya bangga.***


















