Rayakan Milad Muhammadiyah ke-113, PDPM Kuningan Dorong Ketahanan Pangan lewat Penanaman Ubi Cilembu
KUNINGANSATU.COM,- Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kuningan menggelar aksi penanaman ubi Cilembu sebagai bagian dari refleksi Milad Muhammadiyah ke-113. Kegiatan ini menjadi upaya nyata mendorong ketahanan pangan sekaligus memberdayakan masyarakat desa. Aksi ini berlangsung di Desa Cilowa, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (19/11/2025).
Acara tersebut mengusung tema “Kampung Berdaya Menebar Manfaat, Menuai Berkah: Penanaman Ubi Cilembu untuk Ketahanan Pangan Ummat”, selaras dengan semangat Milad Muhammadiyah tahun ini, yakni Memajukan Kesejahteraan Bangsa.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuningan, Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, Lazismu Kuningan, Camat Kramatmulya, Kepala Desa Cilowa, Babinsa, BPD, Karang Taruna, BUMDes, para petani, tokoh masyarakat, hingga jajaran pengurus Pemuda Muhammadiyah Kuningan.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuningan, Ust. Dadan Rohmatun Ramdan, Lc, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif PDPM. Menurutnya, program ini selaras dengan arahan pemerintah mengenai pentingnya ketahanan pangan, terlebih pada momentum Milad Muhammadiyah ke-113. “Ini adalah langkah konkret yang menunjukkan peran Muhammadiyah dalam menjawab kebutuhan bangsa,” ujarnya.
Camat Kramatmulya turut mengapresiasi program Kampung Berdaya dan berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada seremonial, tetapi terus tumbuh menjadi model pemberdayaan desa yang produktif. “Semoga program ini berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani,” ucapnya.
Selain penanaman ubi Cilembu, Pemuda Muhammadiyah juga menyalurkan paket sembako berupa beras kepada warga Desa Cilowa sebagai bentuk kepedulian sosial.
Ketua PDPM Kuningan, Sandi, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menjelaskan bahwa gagasan Kampung Berdaya lahir dari diskusi-diskusi Madrasah Kebangsaan yang bertujuan menggali potensi desa di Kabupaten Kuningan. “Dengan semangat kebersamaan, saya yakin Kampung Berdaya bisa terealisasi di seluruh desa di Kuningan,” katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program pemberdayaan masyarakat yang digagas Pemuda Muhammadiyah. “Ini wujud kolaborasi antara Majelis Pemberdayaan Masyarakat dengan Pemuda Muhammadiyah. Di bidang pertanian, kami siap mendampingi kapan pun dan di mana pun sebagai bagian dari ibadah,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemuda Muhammadiyah Kuningan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan sebagai pondasi kesejahteraan bangsa.
















