Banyak Hidran di Kuningan Rusak, Damkar: Dua Diantaranya Hilang!

KUNINGANSATU.COM,- Sejumlah hidran atau titik sambungan air pemadam kebakaran di Kabupaten Kuningan dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan dua di antaranya hilang. Kasus kehilangan itu terjadi di kawasan Pasar Ciawigebang, setelah pasar tersebut selesai direhabilitasi.

Menanggapi hal tersebut, pihak UPT Damkar Kuningan sudah melayangkan surat kepada pengelola pasar agar hidran yang hilang segera dibangun kembali.

“Kami sudah bersurat, dan pihak manajemen pasar tradisional menyatakan kesediaannya untuk membangun kembali hidran yang hilang,” jelas Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, saat ditemui, Selasa (14/10/2025).

“Sebelum pasar direhab, ada dua unit hidran yang tercatat dan masih berfungsi. Namun setelah pasar selesai dibangun dan diresmikan, kedua hidran itu tidak ada lagi,” ungkapnya.

Terkait jumlah hidran di wilayah Kuningan, Andri menyebut ada sekitar 15 unit hidran yang tersebar di beberapa lokasi strategis.

“Hidran itu ada di sepanjang Jalan Siliwangi, kawasan Pasar Baru dan Kepuh Kuningan, serta di depan Pasar Cilimus,” sebutnya.

Namun, tidak semua hidran tersebut dalam kondisi baik. Sekitar lima unit hidran tercatat mengalami kerusakan, terutama pada bagian nosel atau titik penyambungan antara hidran dan selang air kendaraan dinas.

Di luar persoalan fasilitas tersebut, Andri menambahkan bahwa aktivitas pelayanan Damkar Kuningan cukup padat setiap hari.

“Rata-rata ada lima permintaan bantuan setiap hari. Tidak hanya pemadaman kebakaran, tapi juga evakuasi hewan buas, pelepasan cincin, dan berbagai permintaan darurat lainnya,” ujar Andri.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup