Waspada Ompreng MBG Palsu! Kenali Ciri & Bahayanya Sebelum Terlambat

KUNINGANSATU.COM,- Belakangan ini, tren penggunaan wadah makanan dari stainless steel semakin populer. Selain terlihat elegan, wadah seperti food tray dan tumbler dianggap lebih aman untuk menyimpan makanan dan minuman sehari-hari. Tak hanya di dapur rumah tangga, alat makan stainless steel juga marak dipakai di program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kantin sekolah.

Namun, di balik tampilannya yang menggiurkan, tidak semua produk aman. Banyak food tray murah beredar di pasaran ternyata palsu atau terbuat dari bahan yang berisiko bagi kesehatan. Alih-alih hemat, konsumen justru bisa menanggung risiko serius akibat paparan logam berbahaya.

Mengapa Food Tray Palsu Berbahaya?

Berdasarkan pengamatan redaksi, produsen nakal kerap mengklaim produknya berbahan SUS 304, stainless steel food grade yang aman. Faktanya, banyak produk yang hanya memakai SUS 201 atau campuran logam lain yang tidak cocok untuk kontak makanan.

SUS 201 memang lebih murah, tapi mudah berkarat dan cepat korosi. Jika digunakan dalam jangka panjang, logam yang larut ke makanan bisa menimbulkan gangguan pencernaan, merusak hati dan ginjal, bahkan keracunan logam berat.

Ciri-Ciri Food Tray Palsu yang Wajib Diwaspadai

Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (2/10/2025), berikut adalah beberapa tanda food tray palsu yang mudah dikenali, diantaranya:

Harga jauh lebih murah dibanding standar pasar.

Permukaan cepat kusam atau mudah tergores.

Timbul karat setelah beberapa kali dicuci.

Tidak ada label food grade atau sertifikat halal dari BPJPH.

Terasa ringan dan tipis dibanding stainless steel SUS 304 asli yang lebih kokoh.

Cara Mengecek Material Food Tray

  1. Tes Magnet (Aman dan Praktis)
    SUS 304 umumnya non-magnet, sehingga magnet akan menempel lemah atau tidak sama sekali. Jika magnet menempel kuat, kemungkinan produk tersebut menggunakan SUS 201 atau material lain yang kurang aman. Meski sederhana, tes ini hanya indikator awal, bukan penentu mutlak.
  2. Uji Asam Nitrat (Akurat tapi Berisiko)
    Asam nitrat bisa membedakan SUS 304 dengan stainless non-food grade. SUS 304 bereaksi minimal, sementara SUS 201 cepat menunjukkan korosi atau perubahan warna. Karena bersifat korosif dan berbahaya, uji ini sebaiknya dilakukan di laboratorium terakreditasi, bukan di rumah.

Tips Aman Memilih Food Tray

Mintalah dokumen resmi dari produsen, termasuk sertifikat material dan MSDS.

Periksa label atau marking yang menunjukkan kode grade seperti “SUS 304” dan identitas produsen.

Gunakan tes magnet sebagai indikator awal.

Jika ingin hasil paling akurat, lakukan uji laboratorium seperti XRF atau ICP-OES/ICP-MS.

Belilah dari distributor resmi yang menyediakan bukti keaslian material dan sertifikasi pendukung.

Dengan lebih teliti memilih dan memeriksa produk, risiko kesehatan akibat food tray palsu bisa diminimalkan. Jangan tergiur harga murah sebelum memastikan kualitas dan keamanannya.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup