Ada Traktor Jalan Sendiri? Jangan Kabur, Ternyata Bukan Jurig!

KUNINGANSATU.COM – Jangan buru-buru ketakutan kalau suatu hari melihat traktor berjalan sendiri di tengah sawah Kabupaten Kuningan. Apalagi jika lokasi sawahnya berada di dekat areal pemakman dan tidak terlihat seorang pun duduk di atas kemudinya.

Tenang, itu bukan jurig bukan siluman. Apalagi traktor kesurupan.

Pemandangan yang sekilas bikin merinding itu justru menjadi gambaran bagaimana teknologi mulai masuk lebih jauh ke sektor pertanian Kuningan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, menjelaskan, traktor tanpa operator tersebut merupakan bagian dari penerapan teknologi pertanian cerdas melalui sistem AI-TRAC.

Teknologi ini memungkinkan traktor dikendalikan dari jarak jauh menggunakan remote control. Dengan begitu, operator tidak harus berada di atas kendaraan ketika traktor sedang bekerja mengolah lahan.

“Jadi masyarakat jangan kaget kalau melihat traktor jalan sendiri di sawah. Ini bukan sesuatu yang mistis, tetapi teknologi pertanian yang kita manfaatkan untuk membantu pekerjaan petani,” ujar Wahyu, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Wahyu, perkembangan teknologi pertanian bukan sekadar menghadirkan alat yang terlihat canggih. Lebih dari itu, teknologi harus mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan dan memberikan manfaat langsung bagi petani.

Melalui sistem pengoperasian jarak jauh, pekerjaan pengolahan lahan diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif, sekaligus meningkatkan aspek keamanan dan efisiensi dalam aktivitas pertanian.

“Teknologi ini bukan untuk menggantikan petani. Justru bagaimana teknologi bisa menjadi alat bantu agar pekerjaan petani lebih efektif, aman, dan efisien,” katanya.

Kehadiran AI-TRAC juga menjadi bagian dari langkah mendorong mekanisasi pertanian di Kabupaten Kuningan. Di tengah perkembangan zaman, sektor pertanian dituntut tidak hanya bertahan dengan pola konvensional, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Bagi masyarakat, melihat traktor bergerak tanpa pengemudi mungkin sekilas terasa seperti adegan film. Namun, di balik pemandangan tersebut terdapat upaya untuk membawa pertanian Kuningan menuju sistem yang lebih modern dan adaptif.

Jadi, ke depan, kalau masyarakat melihat traktor jalan sendiri di tengah sawah, jangan buru-buru ketakutan, apalagi sampai kabur. Terlebih jika lokasinya kebetulan berada dekat kuburan.

Bisa jadi yang sedang bekerja bukan “jurig”, melainkan teknologi pertanian.

“Jadi jangan takut dan jangan kabur kalau melihat traktor jalan sendiri itu bukan jurig atau siluman. Itu teknologi, bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Kita ingin teknologi hadir untuk membantu petani, membuat pekerjaan lebih efektif, aman, dan efisien,” pungkas Wahyu.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup