Waduk Darma Diserbu Eceng Gondok, Pemkab Kuningan Bergerak Lakukan Penanganan Besar
KUNINGANSATU.COM,- Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai bergerak menangani persoalan eceng gondok yang semakin menutupi kawasan perairan Waduk Darma. Melalui rapat teknis yang digelar di Aula Wisata Waduk Darma, Rabu (10/6/2026), seluruh unsur lintas sektor menyatakan siap menggelar aksi massal pembersihan yang akan dimulai pada Jumat (12/6/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati Kuningan yang menginginkan penanganan segera terhadap meluasnya eceng gondok di Waduk Darma.
Menurutnya, kondisi eceng gondok saat ini sudah memenuhi sejumlah zona perairan dan dinilai mengganggu keindahan sekaligus fungsi waduk.
“Pak Bupati menginstruksikan agar segera dilakukan gerakan bersama yang melibatkan seluruh unsur untuk melakukan penanggulangan eceng gondok. Gerakan ini kami beri nama Garpu Sendok atau Gerakan Penanggulangan Eceng Gondok,” ujar Uu.
Dalam rapat tersebut, Pemkab Kuningan mengundang berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), perangkat daerah terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, UPTD, komunitas AKAR, pemerintah desa penyangga Waduk Darma, hingga para pelaku usaha di kawasan wisata.
Hasilnya, seluruh peserta menyatakan kesiapan mendukung kegiatan, baik melalui pengerahan personel, penyediaan alat, transportasi maupun logistik.
Aksi pembersihan dijadwalkan dimulai pada Jumat pukul 06.30 WIB dan dipusatkan di kawasan Waduk Darma. Kegiatan tersebut rencananya dibuka langsung oleh Bupati Kuningan bersama Dandim.
Selain personel gabungan, para kepala desa penyangga juga mendapat tanggung jawab membersihkan wilayah perairan yang berada di desa masing-masing sehingga penanganan dilakukan secara serentak.
Uu menegaskan, gerakan tersebut bukan sekadar aksi sesaat. Pemerintah juga telah menyiapkan langkah lanjutan agar pertumbuhan eceng gondok dapat dikendalikan.
Dalam jangka pendek, fokus diarahkan pada pembersihan melalui Gerakan Garpu Sendok. Selanjutnya, pemerintah akan melakukan kajian untuk mencari penyebab utama pertumbuhan eceng gondok sebagai dasar penyusunan langkah mitigasi. Adapun dalam jangka panjang, Pemkab Kuningan berharap dapat menemukan solusi permanen sehingga Waduk Darma kembali bersih dan bebas dari eceng gondok.
“Yang kita pikirkan bukan hanya membersihkan sekarang, tetapi bagaimana ke depan eceng gondok ini tidak tumbuh lagi sehingga Waduk Darma bisa kembali seperti dulu,” katanya.
Selain mengurangi daya tarik wisata, keberadaan eceng gondok juga dikhawatirkan memengaruhi kualitas air waduk. Uu menjelaskan, Waduk Darma merupakan salah satu sumber air baku bagi Perumda Air Minum Kabupaten Kuningan sehingga kondisi perairannya harus tetap terjaga.
“Kalau eceng gondok terus menumpuk, tentu bisa memengaruhi kualitas air, termasuk bau dan kondisi perairan secara keseluruhan,” ujarnya.
Sementara itu, hasil pembersihan eceng gondok nantinya akan dikumpulkan di lokasi penampungan yang telah disiapkan di sekitar kawasan waduk sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut.
Melalui kolaborasi pemerintah, aparat, masyarakat, pemerintah desa, dan pelaku usaha, Pemkab Kuningan berharap Gerakan Garpu Sendok menjadi langkah awal penyelamatan Waduk Darma sebagai kawasan wisata sekaligus sumber daya air yang memiliki peran penting bagi masyarakat.
















