Jangan Langsung Daftarkan ke SD, Bunda PAUD Kuningan Ingatkan Pentingnya Prasekolah

KUNINGANSATU.COM,- Upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak sejak usia dini terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Melalui program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, mengajak para orang tua untuk memastikan anak usia 5 hingga 6 tahun mengikuti pendidikan prasekolah sebelum memasuki Sekolah Dasar.

Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan sosialisasi yang berlangsung di TK Negeri Pembina Ciawigebang, Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, Senin (8/6/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, para pendidik PAUD, pengawas TK, serta orang tua murid.

Ela Helayati menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi masa depan yang cerdas, sehat, dan berkarakter.

“Anak-anak yang mendapatkan layanan pendidikan prasekolah memiliki bekal lebih baik saat memasuki sekolah dasar. Mereka belajar bersosialisasi, membangun kemandirian, mengenal nilai-nilai karakter, sekaligus mengembangkan kemampuan dasar yang dibutuhkan untuk belajar,” ujarnya.

Menurut Ela, keberhasilan pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 tidak bisa dilepaskan dari kualitas pendidikan pada masa awal kehidupan anak. Karena itu, keterlibatan keluarga dalam memastikan anak mengikuti PAUD menjadi faktor yang sangat penting.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan juga memberikan apresiasi kepada Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan, Yuli Pramiati, yang menciptakan lagu gerak bertema Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah. Lagu tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi yang mudah dipahami dan menyenangkan bagi anak-anak maupun orang tua.

Penghargaan turut diberikan kepada Lia, guru TK Negeri Pembina Ciawigebang yang menyusun koreografi gerakan lagu tersebut sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif di lingkungan PAUD.

Suasana kegiatan semakin berkesan ketika keluarga besar TK Negeri Pembina Ciawigebang menyerahkan cinderamata berupa puisi yang menggambarkan sosok Bunda PAUD Kabupaten Kuningan sebagai “Pelita Kuningan” yang terus menginspirasi kemajuan pendidikan anak usia dini.

Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan, Yuli Pramiati, menyatakan dukungannya terhadap program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah. Menurutnya, program tersebut dapat mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan sebelum jenjang sekolah dasar.

“Kami berharap tidak ada lagi anak usia 5 sampai 6 tahun yang langsung masuk SD tanpa mendapatkan layanan pendidikan prasekolah. Masa usia dini merupakan periode penting dalam pembentukan karakter dan kesiapan belajar anak,” katanya.

Selain sosialisasi wajib belajar prasekolah, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penerapan PAUD Holistik Integratif (HI). Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas Disdikbud Kabupaten Kuningan, Dicky Mahardika, menjelaskan bahwa layanan PAUD berkualitas harus mampu memenuhi seluruh kebutuhan dasar anak secara terpadu.

Ia menyebutkan lima aspek utama yang menjadi perhatian dalam PAUD Holistik Integratif, yakni pendidikan, kesehatan dan gizi, pengasuhan, perlindungan, serta kesejahteraan anak.

“Anak tidak cukup hanya mendapatkan pendidikan. Mereka juga harus memperoleh asupan gizi yang baik, pengasuhan yang tepat, perlindungan dari berbagai risiko, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya,” jelas Dicky.

Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan turut mengampanyekan program GEMATELMISU atau Gerakan Makan Telur dan Minum Susu. Program ini menjadi salah satu langkah nyata untuk mendukung pemenuhan gizi anak usia dini sekaligus mencegah berbagai masalah pertumbuhan dan perkembangan.

Melalui sosialisasi yang terus dilakukan di berbagai wilayah, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap semakin banyak orang tua yang memahami pentingnya pendidikan prasekolah dan layanan PAUD berkualitas sebagai pondasi dalam mencetak generasi unggul, sehat, dan berdaya saing di masa depan.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup