Dulu Tinggal di Gubuk Rapuh, Kini Kong Rana Punya Rumah Layak Berkat Aksi Nyata YCSK

KUNINGANSATU.COM – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Yayasan Cahaya Sedekah Kebaikan bersama Yayasan Cancer Support Kuningan (YCSK). Berawal dari kegiatan blusukan, keduanya tergerak membangun rumah layak huni bagi seorang lansia, Rana (77), warga Desa Karangbaru, Kecamatan Ciwaru.

Ketua yayasan, Sari Maryati, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut berawal dari kunjungannya ke sejumlah desa untuk mencari warga lanjut usia yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.

“Awalnya saya memang biasa blusukan ke desa-desa. Waktu ke Karangbaru, saya tanya ke pihak desa, apakah ada lansia yang benar-benar membutuhkan. Dari situ ditunjukkanlah ke Abah Rana,” ujarnya saat ditemui di lokasi rumah yang kini telah diperbaiki.

Saat pertama kali melihat kondisi tempat tinggal Kong Rana, Sari mengaku cukup terkejut. Rumah yang ditempati lansia tersebut sudah jauh dari kata layak, dengan lantai tanah dan bagian bangunan yang rusak di sana-sini.

“Waktu saya datang, jujur saja, kondisinya sangat memprihatinkan. Saya sampai bingung mau duduk di mana karena hampir tidak ada tempat yang layak. Bahkan sempat terpikir, ada ular nggak ya di dalam,” katanya.

Meski begitu, Sari tidak langsung memberikan janji besar. Ia hanya menyampaikan niat untuk membantu semampunya. Namun tekad itu akhirnya diwujudkan setelah ia berkoordinasi dengan para donatur.

“Awalnya saya hanya bilang ke Abah, ‘Insyaallah akan saya bangunkan rumahnya, tunggu saja.’ Mungkin pihak desa juga sempat ragu. Tapi alhamdulillah, setelah saya sowan ke donatur, akhirnya terkumpul anggaran untuk membangun,” jelasnya.

Pembangunan rumah dimulai pada 4 April dan dilakukan secara total, mulai dari pembongkaran hingga pembangunan ulang dari nol. Proses tersebut memakan waktu sekitar satu bulan.

“Kita robohkan semuanya, lalu bangun baru. Alhamdulillah dalam waktu sebulan rumah ini sudah berdiri, walaupun masih ada yang perlu dirapikan,” tambahnya.

Kini, rumah yang ditempati Kong Rana telah berubah drastis. Dari yang sebelumnya berupa gubuk reyot, kini menjadi hunian yang jauh lebih layak dan nyaman.

Menurut Sari, perubahan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian bersama dapat menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.

“Kalau dibandingkan dengan sebelumnya, ini benar-benar 180 derajat berbeda. Mudah-mudahan ini bisa memberikan kenyamanan untuk Abah menjalani hari-harinya,” pungkasnya.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup