Kong Rana Hidup Sendiri di Gubuk Nyaris Roboh, Kisahnya Menggugah Kepedulian
KUNINGANSATU.COM,- Di sebuah gubuk reyot yang nyaris roboh di Desa Karangbaru, Kecamatan Ciwaru, seorang lansia bernama Rana (77), atau yang akrab disapa Kong Rana, menjalani hari-harinya dalam keterbatasan. Rabu (6/2/2026), kondisi hidupnya menjadi sorotan warga sekitar sebelum akhirnya mendapat perhatian dari sejumlah pihak.
Kong Rana diketahui telah lama hidup seorang diri setelah ditinggal sang istri puluhan tahun silam. Meski memiliki seorang anak laki-laki yang kini menetap di Jakarta, hubungan keduanya nyaris tak terjalin. Warga menyebut, anak tersebut tidak pernah pulang untuk menjenguk ayahnya.
Dalam keseharian, Kong Rana hanya mengandalkan tenaga seadanya untuk bertahan hidup. Ia kerap membersihkan area makam di sekitar desa, pekerjaan yang dilakoninya bukan semata untuk penghasilan, melainkan sebagai cara agar tetap memiliki aktivitas. Dari situlah, sesekali warga memberikan upah atau sekadar bantuan makanan.
“Kadang diberi makan, kadang juga uang seadanya. Tapi ya tidak tentu,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi tempat tinggal Kong Rana pun jauh dari kata layak. Gubuk yang ia huni berdinding rapuh dan beratapkan bahan seadanya, rawan roboh terutama saat hujan dan angin kencang. Meski demikian, ia tetap bertahan, tanpa pilihan lain.
Menurut keterangan warga, Kong Rana kini sepenuhnya bergantung pada kepedulian masyarakat sekitar. Tidak ada sumber penghasilan tetap, apalagi jaminan sosial yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hariannya.
Kisah pilu ini kemudian mengundang empati berbagai pihak. Sebelum akhirnya mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari Yayasan Cahaya Sedekah Kebaikan dan Yayasan Cancer Support Kuningan (YCSK), kondisi Kong Rana menjadi potret nyata masih adanya warga lanjut usia yang luput dari perhatian.
Kehidupan Kong Rana menjadi pengingat bahwa di balik geliat pembangunan, masih ada mereka yang bertahan dalam sunyi, mengandalkan uluran tangan sesama untuk sekadar melanjutkan hidup.
















