94 Pejabat Kuningan Negatif Narkoba, Bupati Dian: Jangan Lengah!
KUNINGANSATU.COM – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemerintahan kembali ditegaskan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan. Melalui langkah deteksi dini yang dilakukan secara mendadak, hasil yang diperoleh menjadi penegas komitmen aparatur sipil negara dalam menjaga integritas dan profesionalitas.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (9/4/2026), mengungkapkan bahwa seluruh pejabat yang mengikuti tes urine dinyatakan bersih dari penyalahgunaan narkotika.
“Sebanyak 94 pejabat telah mengikuti tes urine yang dilaksanakan pada Rabu kemarin, dan hasilnya seluruhnya negatif. Ini tentu menjadi kabar baik bagi kita semua,” ujar Dian.
Ia menjelaskan, pelaksanaan tes urine tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Langkah ini sengaja diambil untuk memastikan hasil pemeriksaan benar-benar objektif, murni, dan mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.
Menurutnya, kegiatan deteksi dini ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuningan dalam rangka memperkuat upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di daerah.
Dian menilai, hasil negatif dari seluruh peserta menjadi indikator positif bahwa para pejabat di lingkungan Pemkab Kuningan memiliki komitmen kuat dalam menjaga kesehatan, integritas, serta memberikan keteladanan kepada masyarakat.
Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat semua pihak merasa puas apalagi lengah. Justru, kata dia, hasil ini harus menjadi titik tolak untuk memperkuat kewaspadaan dan pengawasan secara berkelanjutan.
“Dengan hasil ini kita patut bersyukur, tetapi jangan sampai membuat kita terlena. Ini harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan pemerintahan yang bersih dari narkoba,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Kuningan, kata Dian, akan terus mendorong langkah-langkah preventif dan edukatif, serta memastikan penegakan hukum berjalan secara konsisten sebagai bagian dari upaya berkelanjutan.
Di akhir keterangannya, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memerangi narkoba, dimulai dari lingkungan terkecil hingga ke ruang publik yang lebih luas.
“Perang terhadap narkoba bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kita ingin memastikan generasi mendatang tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan terbebas dari ancaman narkotika,” pungkasnya.***















