Yustina Engelin Kalangit Resmi Jabat Kajari Kuningan, Kajati Jabar Tekankan Integritas

KUNINGANSATU.COM – Pergantian pucuk pimpinan terjadi di tubuh Kejaksaan Negeri Kuningan. Yustina Engelin Kalangit resmi dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuningan oleh Hermon Dekristo dalam prosesi di Aula Soeprapto Gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kamis (26/3/2026).

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rotasi pejabat di lingkungan Kejati Jawa Barat usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Selain Kuningan, dua daerah lain yang turut mengalami pergantian pimpinan yakni Kejari Garut dan Kejari Kabupaten Tasikmalaya.

Melalui keterangan resmi yang disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, rotasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kinerja institusi, khususnya dalam optimalisasi penanganan perkara di daerah.

Dalam sambutannya, Hermon Dekristo menegaskan bahwa jabatan Kajari bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang melekat tanggung jawab moral, profesional, dan institusional.

“Saya minta kepada para Kajari yang baru dilantik untuk mampu mengawasi dan mengendalikan penanganan serta penyelesaian setiap perkara. Selesaikan semua masalah hukum dengan sungguh-sungguh, dari proses awal hingga tuntas,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pengawasan tidak boleh bersifat administratif semata, melainkan harus menyentuh substansi perkara agar tidak ada proses hukum yang berjalan setengah jalan atau berhenti di tengah kepentingan tertentu.

“Pengawasan perkara itu harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses penanganan hingga penuntasan. Jangan ada perkara yang dibiarkan menggantung tanpa kepastian hukum,” lanjutnya.

Lebih jauh, Kajati Jabar menyoroti pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam kepemimpinan di lingkungan kejaksaan. Menurutnya, integritas bukan hanya slogan, melainkan harus tercermin dalam setiap keputusan hukum yang diambil.

“Pegang teguh nilai kejujuran, kebaikan, dan keberanian dalam menegakkan kebenaran. Integritas adalah harga mati. Tanpa itu, kepercayaan publik terhadap institusi akan runtuh,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seorang Kajari harus mampu menjadi teladan bagi seluruh jajaran, baik dalam sikap profesional maupun dalam menjaga marwah institusi penegak hukum.

“Tunjukkan kepemimpinan yang berintegritas tinggi. Jadilah contoh bagi bawahan, karena kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan ditentukan dari bagaimana kita bersikap dan bertindak,” katanya.

Pelantikan ini, lanjutnya, tidak boleh dimaknai sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan momentum penting untuk mempertegas komitmen dalam penegakan hukum yang berkeadilan.

“Ini bukan sekadar pelantikan, tetapi penegasan tanggung jawab. Saudara-saudara memikul amanah besar untuk menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan di wilayah masing-masing,” pungkasnya.

Dengan dilantiknya Yustina Engelin Kalangit, publik Kuningan kini menaruh harapan besar terhadap kinerja Kejaksaan Negeri Kuningan, khususnya dalam menghadirkan penegakan hukum yang tegas, transparan, dan tidak tebang pilih.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup