Musykom VII IMM FKKS UM Kuningan Digelar, Lahirkan Kader Progresif Berintegritas

KUNINGANSATU.COM – Musyawarah Komisariat (Musykom) VII Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Farmasi, Kesehatan, dan Sains Universitas Muhammadiyah Kuningan digelar pada Jumat (3/4/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merevitalisasi kepemimpinan kader di lingkungan kampus.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kuningan ini diikuti oleh kader IMM serta sejumlah pimpinan fakultas dan tokoh organisasi. Musykom VII menjadi forum penting untuk evaluasi program kerja sekaligus regenerasi kepemimpinan komisariat.

Dalam arahannya, Dr. Nanan Abdul Manan, M.Pd menegaskan pentingnya kualitas kader dalam setiap gerakan organisasi. Menurutnya, kader IMM tidak hanya dituntut aktif secara organisatoris, tetapi juga harus mampu menjadi aktor perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat.

“IMM harus melahirkan kader yang tidak hanya aktif, tetapi juga memiliki kualitas dan mampu berkontribusi secara konkret,” ujarnya.

Ketua Umum Pimpinan Komisariat IMM FKKS, Mona Amelia, menyampaikan bahwa Musykom VII bukan sekadar agenda rutin tahunan. Ia menilai forum ini sebagai ruang evaluasi menyeluruh sekaligus proses regenerasi kepemimpinan yang akan menentukan arah organisasi ke depan.

“Musykom ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan kader yang progresif dan berintegritas dalam menjalankan amanah organisasi,” katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Farmasi, Kesehatan, dan Sains Universitas Muhammadiyah Kuningan, Imas Masyaroh, M.Farm, mendorong kader IMM untuk aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Ia menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam program seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

“Kader IMM harus hadir dan tidak boleh pasif. Mereka harus aktif berkontribusi dalam setiap ruang pengembangan di kampus,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Hermawan, M.Si, menekankan bahwa kader IMM harus menjadi garda terdepan dalam pembentukan karakter unggul. Ia menyebutkan bahwa proses kaderisasi harus mampu melahirkan individu dengan kekuatan moral dan intelektual.

Musykom VII ini diharapkan menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu menjawab tantangan zaman serta memperkuat peran IMM sebagai gerakan kader yang berlandaskan nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup