Longsor Kembali Terjang Pajambon, Wahana Papalidan Agrowisata Pakuwon Jadi Korban!

KUNINGANSATU.COM,- Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Kuningan sejak Selasa (30/12/2025) siang hingga malam hari kembali memicu bencana di sejumlah wilayah. Selain banjir dan genangan air yang dilaporkan terjadi di beberapa titik, tanah longsor juga melanda kawasan Agrowisata Pakuwon, Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya.

Longsor tersebut terjadi di sekitar jalur irigasi utama kawasan wisata. Material tanah menutup saluran irigasi sepanjang hampir 10 meter, sehingga aliran air terhenti total dan berdampak langsung pada aktivitas wisata di lokasi tersebut.

Kepala Desa Pajambon, Nani, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa hujan deras yang turun terus-menerus sejak siang hari membuat kondisi tanah menjadi jenuh air dan tidak stabil, hingga akhirnya terjadi longsor.

“Curah hujan sangat tinggi dan berlangsung lama. Akibatnya tanah tidak mampu menahan beban air dan longsor pun terjadi,” ujar Nani saat dikonfirmasi, Rabu (31/12/2025).

Dampak paling signifikan dirasakan pada salah satu ikon unggulan Agrowisata Pakuwon, yakni Papalidan. Wahana tersebut terpaksa berhenti beroperasi karena saluran irigasi yang menjadi sumber utama aliran air tertimbun material longsor sepanjang kurang lebih 10 meter.

Menurut Nani, terhentinya operasional Papalidan berimbas langsung pada aktivitas pengelolaan kawasan wisata desa apalagi di musim liburan akhir tahun ini. Sejumlah aktivitas yang bergantung pada ketersediaan air tidak dapat dijalankan hingga saluran irigasi kembali normal.

Saat ini, penanganan sementara dilakukan oleh perangkat desa bersama aparat setempat dengan membersihkan material longsor secara manual. Namun, keterbatasan peralatan membuat proses pembersihan belum optimal.
Pemerintah Desa Pajambon telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kuningan untuk penanganan lanjutan, termasuk rencana pembersihan menyeluruh agar fungsi irigasi dan aktivitas wisata dapat segera dipulihkan.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup