Serupa Tapi Tak Sama: Mahasiswa KKN Internasional Temukan Keunikan pada Buah Rambutan di Malaysia
KUNINGANSATU.COM,- Pada Hari Kamis, 22 Januari 2026 Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemitraan Internasional, Kelompok KKN KI At-Tanzil Putra Kajang, Kuala Lumpur tidak hanya melaksanakan kegiatan pendidikan dan sosial saja, tetapi juga menemukan keunikan pada salah satu buah tropis yang akrab dan sering dijumpai oleh masyarakat Indonesia, yaitu buah rambutan.
Selama kegiatan KKN berlangsung, mahasiswa menemukan rambutan lokal Malaysia yang sekilas tampak serupa dengan rambutan di Indonesia, tetapi Rambutan di Malaysia memiliki perbedaan bentuk dan karakteristik yang unik. Rambutan yang dijumpai di wilayah Kajang ini memiliki rambut yang lebih pendek, tumpul, cenderung gundul, berwarna gelap dan ukuran nya yang sedikit lebih besar, berbeda dengan rambutan Indonesia yang umumnya memiliki rambut yang panjang, lebat, warnanya merah dan ukuran nya lebih kecil.
Yang menjadikannya lebih mencolok ialah, warna kulit rambutan Malaysia yang terlihat lebih gelap, didominasi merah tua hingga keunguan. Hal inilah yang menjadi pembeda yang cukup mencolok jika dibandingkan dengan rambutan Indonesia yang biasanya berwarna merah cerah dengan sentuhan hijau pada ujung rambutnya. Perbedaan warna tersebut menarik perhatian mahasiswa KKN KI karena memberikan kesan unik pada tampilan buah Rambutan yang membuat penasaran mata.
Lebih besar dari Rambutan Indonesia dari segi ukuran, rambutan Malaysia tampak lebih besar dan berisi. Meski memiliki tampilan perbedaan yang mencolok dari luar, bagian dalam buah tetap memiliki daging berwarna putih bening dengan rasa manis dan segar, tidak jauh berbeda dari rambutan yang biasa dikonsumsi di Indonesia.
Menurut pendapat Mahasiswa Kelompok KKN KI At-Tanzil Putra Kajang menilai bahwa perbedaan rambutan ini kemungkinan dipengaruhi oleh kondisi iklim, jenis tanah, serta pola budidaya yang diterapkan di Malaysia yang berbeda dengan di Indonesia hal inilah yang mempengaruhi perbedaan tersebut. Temuan ini tentunya menjadi sebuah pengalaman berharga bagi dalam mengenal keanekaragaman hayati lintas negara secara langsung dan nyata.
Oleh : Kelompok KKN KI At-Tanzil Putra Kajang















