Disdukcapil Kuningan Perluas Layanan Inklusif, Jemput Bola Adminduk untuk Warga Rentan

KUNINGANSATU.COM,- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kuningan terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang inklusif. Melalui pendekatan jemput bola, layanan kini semakin difokuskan untuk menjangkau kelompok masyarakat rentan yang selama ini kesulitan mengakses layanan secara langsung.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Kuningan, Yudi Nugraha, menegaskan bahwa setiap warga negara berhak atas identitas hukum yang sah. Karena itu, pihaknya aktif mendatangi masyarakat guna memastikan kepemilikan dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik (KTP-el), hingga akta pencatatan sipil.

“Pendekatan proaktif ini kami lakukan agar tidak ada warga yang tertinggal dalam kepemilikan dokumen kependudukan, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses,” ujarnya.

Program ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), penghuni panti sosial, warga binaan pemasyarakatan (WBP), hingga masyarakat terdampak bencana. Pelaksanaannya juga mengacu pada regulasi nasional yang menekankan pentingnya pelayanan adminduk yang cepat, mudah, dan tanpa biaya.

Untuk menunjang efektivitas layanan, Disdukcapil Kuningan menghadirkan sejumlah inovasi unggulan seperti SI KUDA CEPAT (Siap Kunjungi, Datangi, dan Cetak di Tempat) yang memungkinkan pencetakan dokumen langsung di lokasi, serta POLANTAS yang difokuskan pada perekaman data bagi ODGJ, lansia, dan penyandang disabilitas.

Upaya berkelanjutan ini membuahkan hasil positif. Sepanjang April 2026, Disdukcapil Kabupaten Kuningan berhasil meraih berbagai penghargaan atas kinerja pelayanan publik yang dinilai inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Sejumlah apresiasi yang diterima antara lain penilaian Reformasi Birokrasi dengan predikat sangat baik, sertifikasi standar keamanan informasi internasional, hingga penghargaan atas pelayanan inklusif bagi penyandang disabilitas dan warga binaan pemasyarakatan.

Yudi menambahkan, capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan. “Kami ingin memastikan pelayanan adminduk benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali,” pungkasnya.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Sudah ditampilkan semua
Tutup