Arus Balik 2026: Warga Beralih ke Angkutan Umum, Penumpang Naik 10%

KUNINGANSATU.COM,- Kementerian Perhubungan kembali memberangkatkan peserta arus balik program Mudik Gratis 1447 H/2026 M dari Terminal Kertawangunan, Kabupaten Kuningan, Rabu (25/3/2026). Pelepasan dilakukan langsung oleh Direktur Angkutan Jalan, Dr. Muiz Thohir, S.T., M.T., bersama jajaran pemerintah daerah.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memfasilitasi masyarakat yang hendak kembali ke wilayah Jabodetabek usai merayakan Idulfitri di kampung halaman. Adapun tujuan arus balik meliputi sejumlah terminal utama, seperti Pulo Gebang, Jatijajar, Kampung Rambutan, dan Poris Plawad.
Dalam sambutannya, Muiz Thohir mengungkapkan bahwa mobilitas masyarakat selama periode mudik tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data Kemenhub, jumlah pengguna angkutan umum mencapai sekitar 13,7 juta orang hingga H-1 Lebaran, naik hampir 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kenaikan ini menjadi indikasi positif bahwa aktivitas dan daya beli masyarakat mulai membaik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah melalui Kemenhub menyediakan kuota mudik gratis sebanyak 15.834 penumpang dengan dukungan 401 unit bus serta 240 unit angkutan sepeda motor untuk berbagai daerah tujuan di Indonesia. Sementara untuk arus balik, layanan difokuskan pada 17 kota, termasuk Kabupaten Kuningan yang mendapat alokasi empat unit bus.
Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga meningkatkan keselamatan perjalanan dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, yang berisiko tinggi saat perjalanan jarak jauh.
“Pemerintah hadir untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” kata Muiz.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan, TNI, Polri, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Sementara itu, para peserta arus balik mengaku terbantu dengan adanya program ini. Selain menghemat biaya, mereka juga merasa lebih aman karena difasilitasi transportasi yang layak dan terkoordinasi.
Kemenhub berharap program mudik gratis dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sebagai bentuk pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran arus lalu lintas selama musim mudik dan balik Lebaran.


















