Long Weekend Tak Berdampak, Omzet Pedagang Sangkanurip “Seuseut”

KUNINGANSATU.COM,- Momen libur panjang yang biasanya membawa berkah bagi para pedagang di kawasan wisata, justru belum dirasakan oleh pedagang di depan objek wisata Sangkanurip Alami, Kabupaten Kuningan. Sejumlah pedagang mengaku omzet penjualan terus menurun, bahkan kondisi sepi sudah terjadi sejak masa pandemi Covid-19 dan belum kembali normal hingga sekarang.

Keluhan tersebut disampaikan para pedagang saat ditemui di kawasan wisata Sangkanurip Alami, Senin (18/5/2026). Salah satunya Encep, warga asli Sangkanurip yang telah berjualan sekitar 10 tahun di kawasan tersebut.

Menurutnya, selama beberapa kali libur panjang di bulan Mei, jumlah pengunjung tidak mengalami peningkatan signifikan. Dampaknya, pendapatan pedagang pun ikut menurun drastis.

“Lonjakan pembeli ada, kalo hari hari biasa nya alhamdulillah palingan dapet 100 rebu ,dapet 100 rebu og seuseut,” ujar Encep saat diwawancarai.

Ia menilai ada beberapa faktor yang menyebabkan kondisi wisata Sangkanurip Alami semakin sepi. Mulai dari banyaknya tempat wisata baru yang menjadi pesaing, berkurangnya daya tarik wisata, hingga perubahan operasional yang tidak lagi buka 24 jam seperti sebelumnya.

Encep mengatakan, penurunan paling terasa mulai terjadi saat pandemi Covid-19. Setelah itu, jumlah wisatawan yang datang terus berkurang dan belum kembali seperti dulu.

Hal senada disampaikan pedagang lain yang sudah berjualan sekitar 20 tahun di kawasan tersebut. Pedagang yang enggan disebutkan namanya itu mengaku kondisi penjualan terus menurun sejak pandemi.

Menurutnya, sepinya pengunjung sangat berpengaruh terhadap pendapatan para pedagang di sekitar area wisata. Ia bahkan sering menanyakan langsung kepada pengunjung yang pernah datang ke lokasi tersebut.

“Banyak yang bilang kolamnya kecil, terus ada juga yang bilang tidak spot foto juga ,” Pungkasnya.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup