Pemuda Katolik Kuningan Dilantik, Wabup Tuti: Pemuda Harus Jadi Perekat Toleransi!
KUNINGANSATU.COM,- Semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama kembali menguat dalam pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Kuningan periode 2026-2029. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gereja Paroki Kristus Raja Cigugur, Minggu (26/4), menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam menjaga harmoni sosial sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriayani, yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak hanya memikul tanggung jawab organisasi, tetapi juga membawa harapan besar dalam merawat persatuan di tengah keberagaman.
“Pelantikan ini adalah awal dari tanggung jawab besar. Dibutuhkan komitmen, integritas, dan semangat pengabdian untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Kabupaten Kuningan merupakan wilayah yang kaya akan keberagaman, sehingga peran pemuda sangat krusial dalam menjaga keharmonisan. Menurutnya, perbedaan yang ada justru menjadi kekuatan apabila dikelola dengan sikap saling menghargai dan menjunjung tinggi nilai toleransi.
“Pemuda harus menjadi perekat, bukan pemisah. Di tengah dinamika zaman, diperlukan generasi yang mampu menghadirkan solusi dan menjaga kebersamaan,” katanya.
Lebih lanjut, Tuti mendorong Pemuda Katolik untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai program sosial dan pembangunan di masyarakat. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang nyata.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat nilai kebangsaan, semangat gotong royong, serta membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Pemerintah Kabupaten Kuningan, lanjutnya, terus berupaya menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi seluruh elemen masyarakat. Dalam hal ini, organisasi kepemudaan diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat persatuan.
Pelantikan pengurus Pemuda Katolik ini menjadi simbol harapan baru. Di tengah keberagaman yang ada, generasi muda diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam merawat toleransi serta membangun masa depan Kuningan yang lebih harmonis dan inklusif.

















