Musykom IMM UM Kuningan: Roni On Duty! Kepemimpinan Progresif Mulai Tancap Gas
KUNINGANSATU.COM – Musyawarah Komisariat (Musykom) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Djarnawi Hadikusuma di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kuningan kembali menegaskan pentingnya arah kepemimpinan kader yang progresif, berintegritas, dan berani mengambil sikap. Kegiatan ini digelar pada Sabtu (14/2/2026) di Gedung Rektorat Kampus 1.
Mengangkat tema “Menegaskan Kepemimpinan Kader IMM yang Progresif, Berintegritas, dan Berani Mengambil Sikap”, jalannya forum berlangsung dinamis dengan diskusi kritis antar peserta. Musykom menjadi ruang dialektika penting bagi kader dalam memaknai regenerasi gerakan.
Dalam hasil persidangan, forum secara resmi menetapkan Roni Ramdani sebagai Ketua Umum PK IMM Djarnawi Hadikusuma untuk periode mendatang. Ia menggantikan Miftah Fariz, yang sebelumnya memimpin komisariat tersebut. Pergantian ini ditekankan sebagai proses regenerasi ideologis, bukan sekadar rotasi struktural.
Ketua terpilih menegaskan bahwa kepemimpinan IMM harus berpijak pada keberanian moral dan ketajaman intelektual dalam membaca tantangan zaman.
“IMM tidak boleh redup. Kader harus progresif membaca zaman, berintegritas dalam gerakan, dan berani mengambil sikap ketika nilai keadilan dan kebenaran dipertaruhkan,” ujarnya di hadapan peserta Musykom.
Sementara itu, ketua demisioner menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu memperkuat konsolidasi internal serta menjaga marwah gerakan komisariat agar tetap kritis dan responsif terhadap dinamika kampus maupun isu sosial.
Musykom kali ini menjadi momentum refleksi bahwa IMM bukan sekadar organisasi seremonial, melainkan ruang kaderisasi yang menjadi laboratorium kepemimpinan dan pembentukan karakter intelektual muda. Forum ini menegaskan komitmen PK IMM Djarnawi Hadikusuma untuk menghadirkan gerakan yang tajam dalam analisis, tegas dalam sikap, dan nyata dalam aksi.
Dengan ditetapkannya kepengurusan baru, estafet kepemimpinan telah resmi bergulir. Kini saatnya gerakan diperkuat dan perjuangan dikonsolidasikan untuk menjawab tantangan di masa mendatang.***
















