Rotasi Besar! 240 ASN Kuningan Dilantik, 8 Kursi Pejabat Strategis Resmi Berganti

KUNINGANSATU.COM – Sebanyak 240 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam agenda rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jumat (13/2/2026).

Pelantikan tersebut mencakup rotasi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas. Dari total ASN yang dilantik, delapan di antaranya merupakan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, sedangkan 232 lainnya merupakan pejabat Administrator dan Pengawas.

Rotasi jabatan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Kuningan Nomor 309 Tahun 2026 tentang Alih Tugas Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama serta Keputusan Bupati Kuningan Nomor 310 Tahun 2026 terkait pengangkatan, alih tugas, dan pengukuhan jabatan Administrator dan Pengawas.

Pemerintah daerah menilai rotasi ini menjadi bagian dari penguatan organisasi sekaligus penyegaran birokrasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kuningan.

Adapun delapan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni:

  1. Deniawan sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah,
  2. Guruh Irawan Zulkarnaen sebagai Sekretaris DPRD,
  3. Toto Toharudin sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi,
  4. Toni Kusumanto sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian,
  5. Carlan sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
  6. Mohammad Budi Alimudin sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja,
  7. Deni Hamdani sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan,
  8. Mutofid sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan rotasi jabatan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen pengabdian aparatur. Penempatan pejabat, kata dia, telah melalui tahapan serta pertimbangan teknis bersama Tim Penilai Kinerja.

“Dedikasi tidak mengenal lokasi dan profesionalisme tidak mengenal posisi. Di mana pun Saudara ditempatkan, berikan performa terbaik dan jadilah solusi, bukan bagian dari masalah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya empati dalam pelayanan publik. ASN disebut memiliki peran sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah, sehingga kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan.

Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang bersifat sementara, sedangkan jejak pengabdian akan selalu dikenang masyarakat. Karena itu, para pejabat diminta menjaga integritas, meninggalkan zona nyaman, serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan publik.

“Pelantikan ini semoga menjadi energi dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Kuningan ke depan. Hari ini kita melaksanakan mutasi pejabat eselon II, III, dan IV. Ini rangkaian mutasi yang ketiga bersama Ibu Wakil Bupati, jumlahnya sekitar 240-an,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat yang telah menjalankan tugas sebelumnya. Ia menegaskan mutasi merupakan bentuk kepercayaan untuk mengisi kebutuhan organisasi sekaligus memperkuat visi pembangunan daerah.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup