Jelang Ramadan, Air PAM Masjid & Mushola Resmi Digratiskan! Sayid Sabiq: Bukti Pemkab Kuningan Hadir untuk Umat
KUNINGANSATU.COM – Menjelang bulan suci Ramadan, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menginstruksikan pembebasan biaya layanan air bersih bagi masjid dan mushola di Kabupaten Kuningan melalui PAM Tirta Kamuning. Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk Komunitas Imam Tajug Kabupaten Kuningan.
Ketua Komunitas Imam Tajug Kabupaten Kuningan, Sayid Sabiq, menilai kebijakan tersebut sangat membantu para pengelola rumah ibadah, khususnya dalam menghadapi meningkatnya aktivitas keagamaan selama Ramadan.
“Kebijakan dari Bapak Bupati Kuningan ini sangat tepat dan membantu para pengelola tajug dan mushola di Kabupaten Kuningan. Pelaksanaan ibadah dan berbagai kegiatan keagamaan tentunya akan sangat terdukung pelaksanaannya, terlebih di masa-masa bulan Ramadan,” ujarnya, Jum’at (13/2/2026).
Ia menjelaskan, selama Ramadan intensitas kegiatan ibadah masyarakat meningkat signifikan, sehingga kebutuhan air bersih juga menjadi lebih besar dibandingkan hari biasa.
“Sebagaimana dimaklumi bersama, di masa Ramadan intensitas kegiatan ibadah dan keagamaan lainnya jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan di luar Ramadan. Karena itu, kebijakan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh para pengelola rumah ibadah,” katanya.
Sayid Sabiq juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kuningan atas perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa.
“Kami memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kuningan yang telah peka merasakan kebutuhan masyarakat, khususnya umat Islam menjelang bulan Ramadan ini,” ucapnya.
Selain itu, ia turut mengapresiasi jajaran PAM Tirta Kamuning yang dinilai sigap dalam menindaklanjuti kebijakan pemerintah daerah.
“Kami juga mengapresiasi jajaran PAM Tirta Kamuning yang telah sigap menjabarkan dan menindaklanjuti kebijakan Bupati tersebut,” tambahnya.
Menurutnya, langkah yang diambil pemerintah daerah menjadi contoh kepemimpinan yang responsif terhadap harapan masyarakat.
“Apa yang telah dilakukan Bapak Bupati menjadi contoh nyata kepemimpinan yang peka dan memihak pada kebutuhan rakyat. Kami berharap ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran aparatur di bawah kepemimpinan Bapak Dian dan Ibu Tuti,” pungkasnya.***
















