Bupati Kuningan : Camat Harus Jadi Mata, Tangan, dan Kaki Saya

KUNINGANSATU.COM,- Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menegaskan akan mengevaluasi kinerja para camat yang dinilai kurang aktif turun langsung ke lapangan dalam mengawal program nasional maupun program Daerah .

Penegasan tersebut disampaikan Bupati usai menghadiri Pelantikan Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kabupaten Kuningan di Diva Pujasera Kasturi, Selasa (10/2/2026).

Menjawab pertanyaan wartawan terkait adanya camat dan kepala desa yang dinilai jarang hadir di tengah masyarakat, Dian menegaskan bahwa tahun ini pihaknya telah menyiapkan format evaluasi kinerja camat berbasis wilayah.

“Tahun ini kita sudah menyusun format laporan camat yang punya wilayah. Kinerjanya akan kita evaluasi. Mereka tidak hanya bersifat administratif saja, tetapi harus menjadi mata, tangan, dan kaki saya di lapangan,” ujar Bupati.

Menurutnya, camat memiliki peran strategis sebagai penghubung kebijakan pemerintah pusat dan daerah dengan kondisi nyata di masyarakat. Karena itu, ia tidak ingin ada camat yang hanya fokus pada laporan di atas meja tanpa memahami persoalan yang terjadi di desa-desa.

Salah satu tugas penting yang menjadi sorotan adalah pengawalan penyusunan APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa). Dian menegaskan, APBDes tidak boleh disusun sekadar formalitas atau hanya sebatas paraf dan tanda tangan.

“APBDes itu dipastikan tidak boleh asal tanda tangan. Saya ingin rupiah demi rupiah, butir demi butir anggaran desa relevan dengan kebutuhan masyarakat yang terdampak. Jangan sampai APBDes mengambang dan tidak berpihak pada program yang berdampak,” tegasnya.

Ia menambahkan, camat bertanggung jawab memastikan setiap kebijakan dan anggaran desa selaras dengan program prioritas pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun nasional. Camat harus memahami secara utuh arah kebijakan pembangunan agar implementasinya tepat sasaran.

“Saya tidak ingin ke depan ada camat yang tidak mengetahui isi APBDes di wilayahnya. Mereka harus betul-betul memahami, menguasai, dan inheren dengan kebijakan daerah dan pusat,” ucapnya.

Langkah evaluasi ini, lanjut Dian, merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawalan program nasional dan percepatan pembangunan di Kabupaten Kuningan. Dengan keterlibatan aktif camat di lapangan, ia berharap berbagai persoalan masyarakat dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Troy562

    Be rewarded for every click—join our affiliate program today!

    Reply
Sudah ditampilkan semua
Tutup