SMK Muhammadiyah 1 Kuningan Ubah Guru Jadi Super Profesional, Ini Rahasianya!

KUNINGANSATU.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa kualitas guru dan karyawan merupakan aset strategis yang menentukan arah dan keberlanjutan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan pembinaan dan penguatan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) di SMK Muhammadiyah 1 Kuningan, Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PDM Kabupaten Kuningan, dengan materi disampaikan langsung oleh Hermawan, M.Si., anggota majelis tersebut.

“Sumber Daya Manusia adalah kekuatan utama Muhammadiyah yang tidak bisa dipisahkan antara Persyarikatan dan Amal Usaha Muhammadiyah. Guru dan karyawan di SMK Muhammadiyah 1 Kuningan adalah bagian integral dari aset gerakan Muhammadiyah yang harus dikelola secara profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan,” ujar Hermawan.

Hermawan menekankan bahwa bekerja di lingkungan Muhammadiyah bukan sekadar aktivitas profesional, melainkan bagian dari dakwah dan pengabdian sosial yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Ia mendorong seluruh guru dan karyawan untuk aktif terhubung dengan Persyarikatan melalui Pimpinan Cabang, Pimpinan Ranting, maupun organisasi otonom Muhammadiyah.

Selain itu, penguatan kualitas SDM juga dianggap penting seiring dengan pengembangan program studi strategis SMK Muhammadiyah 1 Kuningan, seperti tata boga dan perhotelan, yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Potensi program ini hanya bisa berkembang optimal jika didukung guru dan karyawan yang kompeten, mampu berkomunikasi baik, memiliki konsep pembelajaran jelas, dan target kerja terukur,” jelas Hermawan.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas SDM tidak cukup hanya melalui keterampilan teknis. Penguatan integritas, etos kerja, kepercayaan diri, serta pemahaman nilai-nilai ke-Muhammadiyahan juga harus dibangun. Tanpa keseimbangan itu, kemajuan AUM berisiko kehilangan arah dan karakter gerakan Persyarikatan.

Hermawan memaparkan visi terwujudnya SDM Muhammadiyah yang profesional, berintegritas, berdaya saing, dan berkarakter organisasi. Misi tersebut diwujudkan melalui pembangunan sistem SDM profesional dan terintegrasi, pengembangan kompetensi berkelanjutan, peningkatan kinerja dan produktivitas, serta penciptaan iklim kerja harmonis dan kolaboratif.

Ia menegaskan kembali spirit perjuangan KH. Ahmad Dahlan, bahwa keterlibatan di Muhammadiyah adalah pengabdian, bukan mencari kepentingan pribadi.

“Guru dan karyawan memiliki tanggung jawab moral dan organisatoris untuk menguatkan Persyarikatan melalui kerja sungguh-sungguh, disiplin, dan berorientasi pada kemajuan bersama,” pungkasnya.

Melalui pembinaan ini, PDM Kabupaten Kuningan berharap tumbuh kesadaran kolektif di SMK Muhammadiyah 1 Kuningan bahwa guru dan karyawan bukan hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga menjadi kekuatan strategis dalam gerakan dakwah Muhammadiyah yang berkelanjutan dan profesional.***

Deskripsi Iklan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup